Korban Tewas Kebakaran Bar di Thailand Jadi 30 Orang, 24 Masih Kritis

metrotvnews.com
6 jam lalu
Cover Berita

Bangkok: Jumlah korban tewas akibat kebakaran hebat yang melanda sebuah bar musik di ibu kota Thailand bertambah menjadi 30 orang, dengan puluhan lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Otoritas Thailand pada Selasa, 14 Juli 2026, mengatakan sebanyak 24 orang masih berada dalam kondisi kritis, sedangkan puluhan korban lainnya yang mengalami luka lebih ringan telah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan perawatan medis.

Kebakaran melanda bar Rong Beer Na Ladprao yang berada di kawasan Chatuchak, Bangkok, pada Minggu malam. Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk mengendalikan kobaran api.

Polisi kini tengah menyelidiki penyebab kebakaran sekaligus menelusuri kemungkinan adanya kelalaian pengelola maupun pelanggaran terhadap standar keselamatan bangunan.

"Kami telah membentuk komite untuk menyelidiki fakta-fakta yang terjadi, apa yang perlu diperbaiki, dan aturan apa saja yang perlu diubah," kata Gubernur Bangkok Chadchart Sittipunt dalam konferensi pers.

"Kami akan melakukan lebih banyak inspeksi acak," tambahnya, seperti dlansir dari Al Jazeera. Dugaan Jalur Evakuasi Bermasalah Pihak berwenang menduga korsleting listrik pada unit pendingin udara di langit-langit bangunan menjadi pemicu awal kebakaran, meskipun lokasi tersebut diketahui telah menjalani inspeksi keselamatan pada April lalu.

Kepala Kepolisian Kerajaan Thailand, Kittharath Punpetch, mengatakan bar berlantai satu tersebut memiliki empat pintu keluar. Namun penyidik kini menelusuri kemungkinan dua pintu darurat di bagian belakang tidak dapat digunakan atau terhalang saat insiden terjadi.

Menurutnya, salah satu pintu keluar di dekat area toilet — lokasi di mana sebagian besar korban ditemukan — terhalang oleh sebuah meja.

Sementara itu, pintu keluar lain di dekat dapur dilaporkan memiliki papan penunjuk arah yang rusak dan pintu geser tanpa pegangan.

Polisi juga menyelidiki kemungkinan adanya tabung gas yang disimpan di area dapur dan apakah keberadaannya turut memperparah kebakaran tersebut. Saksi Mendengar Ledakan Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul mengatakan seorang musisi yang sedang tampil di lokasi mengaku melihat asap keluar dari panel pemutus arus listrik di dekat panggung sebelum aliran listrik tiba-tiba padam.

Tidak lama kemudian terdengar suara ledakan dan asap tebal dengan cepat memenuhi ruangan.

Profesor keselamatan kebakaran dari Universitas Kyungil di Korea Selatan, Lee Young Ju, mengatakan insiden tersebut kemungkinan dipicu oleh gangguan kelistrikan, baik dari sistem audio, pencahayaan, maupun instalasi kabel yang bermasalah sehingga api dengan cepat menjalar melalui bagian langit-langit bangunan.

Pada Selasa, sejumlah mantan pengunjung serta keluarga korban mendatangi lokasi kejadian untuk meletakkan bunga dan pesan belasungkawa di pagar pembatas yang dipasang di sekitar area bar.

Baca juga:  Kebakaran Besar di Bar Thailand Tewaskan 27 Orang, Puluhan Terluka


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kapolres Bogor Lanjut Silaturahmi ke Kejari, Perkuat Sinergi Polri-Jaksa
• 8 jam lalu
0
thumb
Wihaji Tetapkan 15 Kabupaten dan Kota sebagai Percontohan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan
• 19 jam lalu
0
thumb
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Pergi Umrah? Ini Kata Kejagung
• 20 jam lalu
0
thumb
Sempat Tersesat Sepulang Sekolah, Bocah SD di Gresik Selamat Berkat Patroli Polisi
• 7 jam lalu
0
thumb
Usut Kasus Penyekapan Wanita di Bandung, Polda Jabar Periksa 31 Saksi
• 5 jam lalu
0
Berhasil disimpan.