BEI Kaji Penurunan Batas Minimum Rights Issue di Papan Akselerasi

metrotvnews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah mempertimbangkan untuk menurunkan batas minimum harga pelaksanaan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (rights issue) di papan akselerasi.

Bila disepakati, hal ini akan membuat harga saham baru yang bisa ditebus dalam rights issue berpeluang lebih murah.

Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik mengatakan bahwa ke depan, ketentuan tentang pencatatan saham dan efek bersifat ekuitas selain saham yang diterbitkan oleh perusahaan tercatat memiliki ruang untuk dapat disesuaikan. 
 

Baca Juga :

IHSG Naik Hampir 2% Usai S&P Pertahankan Rating Indonesia


Menimbang kesuksesan rights issue yang dilakukan emiten berisiko terganjal oleh kondisi pasar yang lesu, BEI pun mengkaji penyesuaian ketentuan dalam regulasi yang mengatur rights issue, yakni ketentuan harga pelaksanaan saham tambahan. 

Adapun aksi korporasi penambahan modal lewat rights issue menjadi salah satu saluran bagi perusahaan tercatat untuk mendapatkan pendanaan. Suntikan dana publik lewat aksi korporasi ini dinilai dapat lebih menguntungkan bagi perusahaan, khususnya ketika cost of fund pendanaan utang sedang tinggi.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kinerja TPK New Makassar Tumbuh Positif pada Semester I Tahun 2026, Perkuat Peran sebagai Gerbang Logistik Indonesia Timur
• 7 jam lalu
0
thumb
Megawati Terima Dubes Korea Selatan dan UEA, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea hingga Kerja Sama Strategis
• 13 jam lalu
0
thumb
Food Vlogger Korea Selatan Diduga Dilecehkan Pemilik Restoran di Blok M, Eko Minsya Klarifikasi
• 4 jam lalu
0
thumb
Trump Tuntut Bayaran Usai Klaim AS Jaga Selat Hormuz
• 20 jam lalu
0
thumb
IPW Desak Jaksa Agung ST Burhanuddin Mundur Usai Febrie Adriansyah Jadi Tersangka TPPU
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.