Perumda Pasar Makassar Perkuat Pengawasan Stok dan Harga untuk Dukung Pengendalian Inflasi

terkini.id
2 jam lalu
Cover Berita

Terkini, Makassar – Perumda Pasar Makassar Raya menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan di pasar-pasar tradisional sebagai bagian dari upaya mendukung pengendalian inflasi di Kota Makassar.

Komitmen tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Kestabilan Harga dan Persediaan Komoditas Pangan yang berlangsung di Kantor Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Selatan, Selasa.

Kegiatan tersebut melibatkan Dinas Ketahanan Pangan Sulsel, Bulog, pelaku usaha, pengelola ritel modern, kepala pasar tradisional, serta berbagai pemangku kepentingan di sektor pangan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. M. Ilyas, ST., M.Sc, mengatakan pengendalian inflasi membutuhkan sinergi seluruh pihak yang terlibat dalam rantai pasok pangan, mulai dari produsen hingga pengelola pasar.

“Yang paling penting saat ini adalah menjaga stabilitas pasokan dan harga di pasar. Kita harus beralih dari sekadar sama-sama bekerja menjadi benar-benar bekerja sama agar setiap persoalan pada rantai distribusi dapat segera diidentifikasi dan diselesaikan,” ujar Ilyas.

Menurutnya, koordinasi yang kuat antara pemerintah daerah, Bulog, kepala pasar, pemantau harga, pelaku usaha, hingga ritel modern menjadi kunci agar gejolak harga pangan dapat diantisipasi sejak dini dan tidak membebani masyarakat.

Sementara itu, Direktur Operasional Perumda Pasar Makassar, Rusli Patara, SP, menegaskan bahwa pihaknya selama ini terus mendukung program pemerintah melalui pemantauan rutin terhadap stok dan harga komoditas strategis di pasar-pasar tradisional.

Selain itu, Perumda Pasar juga aktif menggelar Gerakan Pangan Murah di berbagai kecamatan serta mengembangkan program Baruga Pasar sebagai salah satu langkah menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.

“Perumda Pasar bersama Pemerintah Kota Makassar terus melakukan pemantauan stok dan harga komoditas di lapangan. Selain Gerakan Pangan Murah, kami juga mengembangkan program Baruga Pasar sebagai upaya menjaga stabilitas harga pangan di pasar-pasar tradisional,” kata Rusli.

Ia menambahkan, kondisi inflasi Kota Makassar hingga saat ini masih relatif terkendali dibandingkan tingkat inflasi Provinsi Sulawesi Selatan.

Meski demikian, penguatan sinergi antardaerah tetap diperlukan agar distribusi komoditas pangan berjalan lancar dan kestabilan harga dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.

Sebagai tindak lanjut rapat koordinasi, seluruh peserta sepakat memperkuat pengawasan distribusi komoditas strategis, khususnya beras SPHP, gula pasir, dan minyak goreng agar tetap dipasarkan sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).

Selain itu, pelaporan stok dan realisasi penjualan juga akan ditingkatkan secara berkala sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gejolak harga.

Melalui kolaborasi yang semakin erat antara pemerintah, Bulog, pelaku usaha, ritel modern, dan pengelola pasar, Perumda Pasar Makassar optimistis stabilitas pasokan serta harga pangan dapat terus terjaga.

Upaya tersebut diharapkan mampu memastikan masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau sekaligus memperkuat pengendalian inflasi di Kota Makassar dan Sulawesi Selatan.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Siasat Judi Online Menyusup ke Kolom Komentar Konten Viral
• 1 jam lalu
0
thumb
Cina Percepat Ambisi Antariksa, Reusable Roket Jadi Senjata Baru Lawan SpaceX
• 17 jam lalu
0
thumb
Kejagung Sebut Febrie Adriansyah Mundur dari Jabatannya Secara Sukarela
• 11 jam lalu
0
thumb
Kejati Sumbar Buka Suara soal Dugaan Intimidasi Aktivis Mahasiswa, Ini Penjelasannya
• 6 jam lalu
0
thumb
4 Fakta Terungkap Jelang Sidang Hak Asuh Anak Ruben Onsu, Langkah KPAI hingga Respon Betrand Peto
• 6 jam lalu
0
Berhasil disimpan.