Pramono: LRT Velodrome-Manggarai Diresmikan Agustus, Target 80 Ribu Penumpang

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut proyek LRT Jakarta lintas Velodrome-Manggarai telah mencapai progres 95 persen dan menargetkan jalur tersebut diresmikan pada Agustus 2026.

Pramono mengatakan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengusulkan agar peresmian lintas baru LRT Jakarta itu dilakukan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

“Kita mengharapkan pada bulan Agustus bisa diresmikan oleh Bapak Presiden. Kenapa kami mengusulkan untuk diresmikan oleh Bapak Presiden? Karena ini akan menjadi milestone ataupun legacy yang mengubah wajah Jakarta,” kata Pramono di Stasiun LRT Jakarta Rawamangun, Selasa (14/7).

Sebelum memberikan keterangan kepada wartawan, Pramono bersama Direktur Utama PT Jakpro Iwan Takwin serta sejumlah pejabat dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov DKI Jakarta menjajal lintasan LRT Jakarta dari Stasiun Pegangsaan Dua menuju Stasiun Rawamangun.

Pantauan kumparan, perjalanan dari Stasiun Pegangsaan Dua ke Stasiun Rawamangun ditempuh sekitar 30 menit.

Pramono menjelaskan, lintas Velodrome-Manggarai memiliki panjang sekitar 12,2 kilometer dengan 11 stasiun. Kehadiran jalur baru itu diyakini akan meningkatkan konektivitas transportasi publik di Jakarta, terutama menghubungkan wilayah utara dengan pusat kota yang selama ini kerap dilanda kemacetan.

“Dengan adanya LRT Jakarta, dari ujung Kelapa Gading sampai dengan Manggarai itu panjangnya 12,2 kilometer. Ada 11 stasiun,” ujarnya.

Menurut Pramono, setelah beroperasi normal, lintas tersebut diperkirakan mampu melayani sekitar 80 ribu penumpang setiap hari.

“Kami sudah menghitung dan memperkirakan untuk dari Kelapa Gading sampai dengan Manggarai, kalau kemudian ini transportasinya sudah normal dengan LRT, diperkirakan sampai dengan 80 ribu (penumpang),” kata Pram.

Pramono menambahkan, proyek ini menjadi bagian penting dalam pengembangan sistem transportasi terintegrasi di Jakarta. Ia juga telah memutuskan pembangunan akan dilanjutkan hingga Dukuh Atas agar tersambung dengan jaringan transportasi lainnya.

“Nantinya akan menjadi lebih lengkap kalau kemudian MRT dari utara ke selatan selesai sampai dengan Kota Tua. Maka konektivitas di Jakarta akan menjadi semakin baik dan mudah-mudahan ini akan memberikan gambaran bahwa transportasi di Jakarta menjadi lebih nyaman,” tutur Pramono.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pengakuan Sopir Truk Usai Tabrak JPO Tendean
• 4 jam lalu
0
thumb
Yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Upload Foto Anak di Hari Pertama Sekolah
• 23 jam lalu
0
thumb
Wakil Ketua DPR Target Pembahasan RUU Perampasan Aset Selesai Tahun Ini
• 4 jam lalu
0
thumb
Kemarau Bikin TMA Katulampa Susut Jadi 10 Cm
• 8 jam lalu
0
thumb
NTBK Realisasikan Dana IPO 94,28 Persen per 30 Juni 2026, Ini Rinciannya
• 23 jam lalu
0
Berhasil disimpan.