TEHERAN, KOMPAS.TV - Angkatan Laut Korps Garda Revolusioner Iran (IRGC) mengaku bertanggung jawab atas penembakan dua kapal supertanker di Selat Hormuz, Senin (13/7/2026).
IRGC menuduh dua kapal tersebut "disesatkan" Amerika Serikat (AS) karena melewati Selat Hormuz di luar rute yang telah ditetapkan Iran.
Dua supertanker tersebut dilaporkan terafiliasi Uni Emirat Arab (UEA).
Serangan Iran disebut menewaskan satu awak kapal dan menimbulkan delapan korban luka.
IRGC menuduh AS berupaya menimbulkan kekacauan dengan mengarahkan kapal-kapal komersial melewati Selat Hormuz.
Dua kapal yang ditembak disebut mematikan sistem navigasi dan mengabaikan peringatan oleh otoritas terkait.
Baca Juga: Iran Serang Komando Drone AS di Bahrain dan 2 Basis Militer Kuwait, Disebut Operasi Mata Ganti Mata
IRGC menyatakan pelayaran dua supertanker tersebut membahayakan lalu lintas maritim sehingga ditembak.
Dua kapal itu disebut berhasil dilumpuhkan oleh Angkatan Laut IRGC.
Sementara itu, juru bicara Komando Pusat Khatam Al-Anbiya, Letkol Ebrahim Zolfaqari menegaskan, Iran tidak akan membiarkan AS mengendalikan lalu lintas Selat Hormuz.
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- serangan as ke iran
- perang iran
- selat hormuz
- iran serang supertanker
- irgc






Komentar (0)