Sleman, tvvOnenews.com — Berbeda dengan pameran pada umumnya yang memamerkan karya lukis di atas kanvas atau kertas, sebuah pameran bertajuk "Art in Focus" memajang karya para seniman yang ditorehkan di atas kartu pos.
Digelar di Kavach Space, pameran bertema "Sight, Space & Stories" mengajak pengunjung memahami bahwa setiap orang memiliki cara berbeda dalam melihat dan memaknai dunia. Sight merepresentasikan cara individu memandang realitas melalui perspektif masing-masing. Space menjadi ruang tempat berbagai perspektif itu hadir, bertemu, dan membangun pengalaman bersama. Sementara itu, Stories merupakan narasi yang lahir dari pengalaman, pengamatan, dan ingatan yang kemudian diwujudkan dalam karya seni.
Walaupun berukuran kecil, namun medium kartu pos dianggap dapat memuat gagasan, emosi, ingatan, hingga cara pandang yang luas tentang dunia. Medium ini juga dipilih karena dengan ruang pameran yang terbatas, karya yang dipamerkan menjadi lebih banyak sehingga jumlah seniman yang berpartisipasi bisa lebih maksimal.
"Pameran ini mengangkat media seukuran postcard (kartu pos) karena bisa melibatkan banyak seniman dan terasa lebih intimate," ungkap Antino Restu, Creative Director Kavach Space pada acara pembukaan pameran yang digelar Senin (13/7) malam.
Total ada lebih dari 120 karya dari 70 seniman yang dipamerkan dalam acara ini. Sejumlah seniman yang terlibat merupakan undangan dari pihak penyelenggara, sedangkan yang lain merupakan hasil kurasi dari open call (panggilan terbuka). Tak hanya dari tanah air, Antino juga mengaku bahwa ada seniman yang berasal dari Afrika.
"Untuk senimannya ada sekitar 70 dan untuk karyanya ada sekitar 120-an karena ada beberapa seniman yang mengirimkan lebih dari satu karya. Ada seniman yang berasal dari Afrika juga," tuturnya.
Melalui karya-karyanya, para seniman membagikan pengalaman, pengamatan, emosi, dan ingatan yang diterjemahkan ke dalam format sederhana, namun sarat makna. Setiap kartu pos menjadi ruang dialog yang memungkinkan pengunjung menemukan tafsir dan pengalaman yang berbeda.
Seniman visual, Arsita Pinandita yang juga hadir dalam acara pembukaan "Art in Focus" menekankan bahwa selain meramaikan Lebaran Seni di Yogyakarta, pameran ini merupakan perayaan untuk seniman muda yang selalu menciptakan tren.





Komentar (0)