PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung memastikan akan mengawal proses hukum kasus pengeroyokan terhadap petugas penjaga perlintasan sebidang (JPL) 227 Leuwigoong, Kabupaten Garut. Peristiwa itu terjadi setelah seorang pengendara ditegur korban karena menerobos perlintasan.
Pengendara itu tak terima dan kembali bersama tiga rekannya lalu melakukan penyerangan terhadap petugas.
Manager Humas KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan pihaknya sangat menyesalkan aksi kekerasan yang menimpa petugas yang sedang menjalankan tugas menjaga keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan.
"PT KAI Daop Bandung menyesalkan kejadian pemukulan dan pengeroyokan terhadap petugas JPL 227 Leuwigoong yang terjadi pada hari kemarin lebih kurang pukul 14.00 siang hari," kata Kuswardojo.
Ia menjelaskan, insiden bermula ketika petugas perlintasan menegur seorang pengendara yang nekat menerobos perlintasan kereta api. Teguran tersebut justru memicu aksi balasan dari pengendara tersebut.
"Kejadian diawali dengan petugas kami yang tengah berjaga. Pengendara yang menerobos dan sempat mendapat teguran dari petugas yang berjaga tersebut kembali bersama tiga orang temannya melakukan pengejaran dan pemukulan terhadap petugas yang menjaga perlintasan," ujarnya.
KAI menegaskan bahwa keberadaan petugas penjaga perlintasan merupakan bagian dari upaya menjaga keselamatan perjalanan kereta api maupun pengguna jalan yang melintasi perlintasan sebidang.
Karena itu, KAI mengajak seluruh masyarakat untuk menghormati petugas yang sedang menjalankan tugas dan mematuhi aturan saat melintasi rel kereta api.
"Kondisi yang terjadi di perlintasan tersebut menjadi tanggung jawab kita bersama untuk memastikan perjalanan kereta api dan pengguna jalan raya dapat menjadi perjalanan yang selamat untuk kita semua," ucap Kuswardojo.
Ia memastikan PT KAI akan mengambil langkah-langkah lanjutan dan mengawal penanganan kasus tersebut agar memberikan efek jera kepada pelaku.
"Kami akan terus berupaya dan memastikan kasus ini akan ditangani lebih lanjut sehingga ke depannya tidak ada lagi kasus serupa yang akan terjadi," katanya.
Kuswardojo menambahkan, PT KAI berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, termasuk memastikan seluruh petugas dapat bekerja dengan aman saat menjalankan tugas di lapangan.
"PT Kereta Api Indonesia memberikan pelayanan yang terbaik kepada semua pengguna jasa kereta api," pungkasnya.






Komentar (0)