JAKARTA, KOMPAS.TV - Konflik Amerika Serikat dan Iran kembali memanas setelah Iran mengklaim meluncurkan drone serta rudal jelajah yang menargetkan kapal perang Amerika Serikat dan sejumlah fasilitas militer AS di kawasan Teluk.
Serangan tersebut disebut sebagai balasan atas operasi militer Washington yang telah berlangsung selama tiga malam berturut-turut.
Di saat bersamaan, Amerika Serikat kembali memperketat pengamanan di Selat Hormuz dengan kebijakan baru terhadap lalu lintas kargo dan meningkatkan kewaspadaan bagi pelayaran komersial di kawasan Teluk Oman.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa kesepakatan dengan Iran yang sempat tercapai batal secara sepihak dan menegaskan AS akan terus melanjutkan operasi militernya.
Trump bahkan mengancam akan melumpuhkan seluruh kemampuan Iran yang berkaitan dengan Selat Hormuz serta mengklaim militer Iran telah mengalami kerusakan besar akibat serangan AS.
Penulis : Prayogi-Haro
Sumber : Kompas TV
- donald trump
- perang as-iran
- hormuz






Komentar (0)