Peristiwa 14 Juli: Revolusi Prancis Dimulai hingga Jenderal Hoegeng Tutup Usia

rctiplus.com
4 jam lalu
Cover Berita
Peristiwa 14 Juli: Revolusi Prancis Dimulai hingga Jenderal Hoegeng Tutup UsiaNasional | okezone | Selasa, 14 Juli 2026 - 06:07Dengarkan Berita

JAKARTA - Sejumlah peristiwa penting, baik di Indonesia maupun dunia, terjadi pada 14 Juli dan tercatat dalam sejarah. Mulai dari pecahnya Revolusi Prancis pada 1789 hingga wafatnya mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Imam Santoso pada 2004.

Berikut rangkuman sejumlah peristiwa bersejarah yang terjadi pada 14 Juli:

14 Juli 1789 – Revolusi Prancis Dimulai

Revolusi Prancis menjadi salah satu peristiwa paling berpengaruh dalam sejarah dunia. Revolusi ini menandai berakhirnya kekuasaan monarki absolut yang telah memerintah Prancis selama berabad-abad.

Dalam kurun waktu sekitar tiga tahun, sistem feodalisme, aristokrasi, dan monarki absolut runtuh akibat gelombang perubahan sosial dan politik yang digerakkan kelompok revolusioner serta rakyat Prancis.

Revolusi tersebut juga melahirkan semboyan Liberté, Égalité, Fraternité yang berarti kebebasan, persamaan, dan persaudaraan. Prinsip-prinsip tersebut kemudian menjadi dasar lahirnya sistem demokrasi modern di berbagai negara.

14 Juli 1826 – Galaksi NGC 7793 Ditemukan

Baca Juga:Parah! 2 Lurah di Kendari Pesta Miras dan Open BO di Kantor Kelurahan

Pada 14 Juli 1826, astronom James Dunlop menemukan NGC 7793, salah satu galaksi paling terang di Grup Sculptor.

NGC 7793 merupakan galaksi spiral yang berada di rasi Sculptor dan menjadi bagian dari Grup Sculptor, yaitu kumpulan galaksi yang terikat oleh gaya gravitasi dengan Galaksi Sculptor (NGC 253) sebagai salah satu anggotanya.

 

14 Juli 2004 – Jenderal (Purn) Hoegeng Imam Santoso Meninggal Dunia

Mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Imam Santoso meninggal dunia pada 14 Juli 2004 dalam usia 82 tahun.

Hoegeng dikenal sebagai Kapolri kelima sekaligus sosok polisi yang melegenda karena integritas, kesederhanaan, dan kejujurannya. Hingga kini, namanya masih dikenang sebagai simbol penegakan hukum yang bersih dan berintegritas.

Baca Juga:BMKG: 5 Daerah Tak Diguyur Hujan Lebih Sebulan, Probolinggo Terlama

Selama masa pengabdiannya, Hoegeng menerima berbagai penghargaan dan tanda jasa, di antaranya Bintang Gerilya, Bintang Dharma, Bintang Bhayangkara Kelas I, Bintang Kartika Eka Paksi Kelas I, Bintang Jalasena Kelas I, Bintang Swa Bhuwana Paksa Kelas I, Satyalancana Sapta Marga, Satyalancana Perang Kemerdekaan I dan II, Satyalancana Peringatan Kemerdekaan, Satyalancana Kesetiaan (Prasetya Pancawarsa), Satyalancana Dasa Warsa, Satyalancana GOM I, Satyalancana Yana Utama, Satyalancana Penegak, serta Satyalancana Ksatria Tamtama. 

#nasional

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Rakyat Akan Digelar dalam 4 Gelombang
• 19 jam lalu
0
thumb
Impor LPG dari AS Tiba di Indonesia, Setara 15 Juta Tabung Gas 3 Kg
• 13 jam lalu
0
thumb
Lalu lintas macet akibat truk angkut alat berat tersangkut JPO Tendean
• 2 jam lalu
0
thumb
Gandeng Pegiat Lingkungan di Daerah, World Cleanup Day Atasi Sampah dari Bawah
• 21 jam lalu
0
thumb
Fakta-Fakta Penangkapan Pengirim Pesan Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15, Pelaku Merupakan Wali Murid
• 14 jam lalu
0
Berhasil disimpan.