Mantan PM Spanyol Bikin Komentar Rasis untuk Prancis, Bek Barcelona Pasang Badan

bisnis.com
5 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA - Jelang semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol, komentar dari mantan Perdana Menteri (PM) Spanyol Mariano Rajoy mengundang kontroversi.

Mariano Rajoy ditengarai mengeluarkan pernyataan bernada rasialisme yang ditujukan kepada Timnas Prancis jelang menghadapi Spanyol di semifinal Piala Duna 2026, Rabu (15/7/2026).

Rajoy mengungkit dua gelar juara Piala Dunia Prancis dan keberhasilan menembus final pada edisi lalu.

"Mereka memenangkan setiap pertandingan yang mereka jalani di Piala Dunia ini dan saat ini menempati peringkat pertama dalam daftar peringkat FIFA. Mereka juga memiliki skuad kelas atas. Meski demikian, mereka tidak memiliki pemain asal Prancis. Dan mereka bermain sangat baik. Mereka akan menjadi lawan yang tangguh," tulis Mariano Rajoy dalam artikel di El Debate.

Komentar tersebut merujuk pada skuad Prancis yang didominasi pemain-pemain keturunan Afrika.

Kalimat yang dilontarkan PM Spanyol periode 2011-2018 itu pun menuai kontroversi hingga dibandingkan dengan kalimat rasis serupa yang disampaikan senator Paraguay Celeste Amarilla terhadap Kylian Mbappe.

Baca Juga

  • Prancis Diprediksi Menang Piala Dunia 2026 versi Super Komputer Opta
  • Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Inggris vs Argentina
  • Kapan Prancis vs Spanyol di Semifinal Piala Dunia 2026

Di sisi lain ucapan Rajoy tak mendapat dukungan dari negaranya sendiri. Bek Timnas Spanyol Pau Cubarsi menentang kalimat rasialis tersebut.

Menurut bek Barcelona itu, apa yang disampaikan Rajoy adalah sesuatu yang kurang tepat.

"Jika mereka bermain untuk tim nasional Prancis, pada akhirnya mereka adalah orang Prancis, terlepas dari warna kulit mereka, karena pada akhirnya kita harus toleran terhadap semua orang," ucap Pau Cubarsi dilansir dari Give Me Sport.

Lebih lanjut bek 19 tahun itu menyebut bahwa warna kulit bukan alasan untuk membedakan manusia dan dia mengatakan semua orang berhak mendapatkan rasa hormat.

Tak hanya Cubarsi, PM Spanyol saat ini Pedro Sanchez juga mengkritik perkataan Rajoy dengan kalimat yang tegas.

Pedro menegaskan bahwa warna kulit adalah hal yang tak ada kaitannya dengan kontribusi seseorang terhadap negaranya.

"Ada sebagian orang yang masih mengukur rasa memiliki berdasarkan nama keluarga, tempat lahir, atau warna kulit. Yang lain mengukurnya berdasarkan akar kita di suatu negara dan kemauan kita untuk berkontribusi padanya. Bermain sepak bola. Merawat para lansia. Atau membuka usaha," ucap Pedro Sanchez.

Dia mengungkapkan bahwa Spanyol tak memberi ruang untuk orang-orang xenofobia yang rasis dan membeda-bedakan warna kulit.

Sanchez juga berharap pertandingan Prancis vs Spanyol berjalan dengan lancar dan menyuguhkan pertandingan menarik.

"Semoga yang terbaik menang dan rasisme kalah," tuturnya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pengakuan Sopir Truk Angkut Crane Tabrak JPO Tendean: Fokus Lihat Maps
• 2 jam lalu
0
thumb
Polisi Periksa 3 Anggota DPRD TTU Terkait Kematian dr Icha
• 13 menit lalu
0
thumb
Kalah Bersaing, SDN di Tulungagung ini Hanya Dapat Satu Siswa baru
• 2 jam lalu
0
thumb
Bos Nvidia Jensen Huang: Jangan Takut AI, Manusia yang Harus Beradaptasi
• 19 jam lalu
0
thumb
Arkeolog Menemukan Makam Era Kerajaan Baru dengan Relief Berwarna di Luxor
• 17 jam lalu
0
Berhasil disimpan.