Masih Ingat Kevin Mitnick? Hacker Legendaris yang Pernah Membuat FBI Kewalahan Bertahun-tahun

viva.co.id
8 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Jauh sebelum istilah cybersecurity menjadi pembahasan sehari-hari, dunia sudah mengenal satu nama yang membuat perusahaan teknologi hingga FBI bekerja ekstra keras. Sosok itu adalah Kevin Mitnick, hacker asal Amerika Serikat yang pada era 1990-an dijuluki sebagai salah satu buronan siber paling terkenal dalam sejarah.

Aksi-aksinya yang berani menembus sistem komputer perusahaan besar, ditambah kemampuannya mengelabui orang melalui teknik social engineering, membuat Mitnick menjadi legenda di dunia keamanan siber. Selama lebih dari dua tahun, ia berhasil menghindari kejaran aparat penegak hukum sebelum akhirnya ditangkap FBI pada 1995.

Baca Juga :
Bukan Cuma Developer, Upbit Indonesia Sebut Industri Kripto Butuh Ragam Talenta Profesional
FBI Digandeng Uji Dolar Sitaan Kasus Febrie Adriansyah, Emas 74 Kg Juga Diperiksa Pegadaian

Meski sempat menjadi simbol kejahatan siber, perjalanan hidup Mitnick justru berakhir dengan cara yang tidak banyak diperkirakan. Setelah menjalani hukuman penjara, ia bertransformasi menjadi konsultan keamanan siber yang membantu perusahaan dan lembaga pemerintah memperkuat sistem pertahanan digital mereka.

Berawal dari Rasa Penasaran terhadap Sistem Komputer

Dirangkum VIVA Selasa, 14 Juli 2026, Kevin David Mitnick lahir di Los Angeles pada 6 Agustus 1963. Ketertarikannya terhadap teknologi muncul sejak usia muda. Awalnya ia dikenal gemar mengeksplorasi sistem telepon (phone phreaking), sebelum akhirnya beralih ke dunia komputer.

Berbeda dengan gambaran hacker modern yang mengandalkan malware canggih, Mitnick lebih sering memanfaatkan kelemahan manusia. Ia piawai menggunakan teknik social engineering, yakni memanipulasi korban agar secara sukarela memberikan informasi penting seperti kata sandi atau akses ke jaringan perusahaan.

Teknik tersebut membuatnya mampu memperoleh akses ke berbagai sistem tanpa harus selalu mengandalkan eksploitasi teknis yang rumit.

Membobol Perusahaan Teknologi Besar

Pada puncak aksinya, Mitnick diketahui berhasil menyusup ke sistem sejumlah perusahaan teknologi ternama, termasuk Motorola, Nokia, Sun Microsystems, hingga beberapa jaringan telekomunikasi.

Pihak berwenang menuduh aktivitasnya menyebabkan kerugian jutaan dolar akibat pencurian perangkat lunak, akses ilegal, dan gangguan terhadap sistem komputer.

Nama Mitnick pun menjadi sangat terkenal di media Amerika Serikat. Ia disebut sebagai salah satu hacker paling dicari oleh FBI pada masanya.

Pelarian yang Membuat FBI Kewalahan

Setelah melanggar masa percobaan atas kasus sebelumnya, Mitnick menghilang dan hidup menggunakan identitas palsu selama lebih dari dua tahun.

Baca Juga :
Mengenang Crash Bandicoot, Maskot yang Pernah Menjadi Penantang Terbesar Super Mario
Masih Ingat Bounce? Game Bola Merah Legendaris yang Pernah Menjadi Hiburan Wajib Pengguna Nokia
Membandingkan Pekerjaan Konvensional dan Karier Digital di Era AI, Mana yang Punya Prospek Lebih Cerah?

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Banyuwangi jadi tempat acara ASEAN-ID Blue pengembangan ekonomi biru
• 18 jam lalu
0
thumb
Grup ADRO Targetkan Penjualan Aluminium 350.000 Ton pada 2026
• 21 jam lalu
0
thumb
Terduga Pelaku Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Diamankan, Apa Motifnya?
• 21 jam lalu
0
thumb
Gaikindo: Industri Otomotif Nasional Siap Terapkan Biodiesel B50
• 20 jam lalu
0
thumb
Kejagung: Febrie Adriansyah Masih Berstatus ASN
• 16 jam lalu
0
Berhasil disimpan.