Perjalanan Berjam-jam Lintasi Laut hingga Menembus Hutan Demi Wilayah 3T Dapat Akses Layanan Keuangan

viva.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Di banyak wilayah, terutama kawasan Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T), akses terhadap layanan keuangan masih dimaknai sebagai perjalanan berjam-jam melintasi laut, menyusuri pegunungan, menembus hutan, atau menunggu cuaca bersahabat agar dapat bertemu dengan layanan keuangan formal. 

Di wilayah-wilayah seperti pulau-pulau kecil di Natuna, Kepulauan Talaud, dan Maluku, dataran tinggi Papua, pedalaman Kalimantan, hingga desa-desa perbatasan di Nusa Tenggara, tantangan geografis menjadi tantangan nyata bagi pemerataan kesempatan ekonomi.

Baca Juga :
Pemerintah Ingin Bangun Pusat Keuangan Internasional, Ini Dampaknya
RGS 2026, OJK Dorong Tata Kelola Industri Keuangan Genjot Pertumbuhan Berkelanjutan

Namun, di ruang-ruang yang sulit dijangkau itulah semangat pembangunan diuji dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) hadir untuk berkontribusi bagi negeri. 

“PNM hadir melalui 4.035 unit dimana 516 di antaranya berada di wilayah 3T. Artinya lebih dari 10% jaringan pelayanan PNM menjangkau wilayah-wilayah dengan medan yang penuh tantangan,” ungkap Direktur Utama PNM Kindaris.

Menurut Kindaris, ketika masyarakat prasejahtera, khususnya perempuan pengusaha ultra mikro memperoleh akses pembiayaan dan pendampingan, yang tumbuh bukan hanya usaha, tetapi juga rasa percaya diri, kemandirian keluarga, hingga perputaran ekonomi desa.

Karena itu, memperluas jangkauan layanan ke wilayah 3T bukan sekadar ekspansi bisnis, melainkan bentuk nyata menghadirkan keadilan ekonomi.

Di bawah naungan Danantara Indonesia, PNM memandang momentum transformasi ini sebagai peluang untuk memperkuat peran sebagai agen pembangunan. Dukungan ekosistem Danantara membuka ruang kolaborasi yang lebih luas, mempercepat inovasi layanan, memperkuat kapasitas operasional, serta mendorong sinergi antar BUMN sehingga akses pembiayaan dan pemberdayaan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang selama ini berada di luar radar layanan keuangan formal. 

Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia sekaligus Kepala BP BUMN Dony Oskaria mengimbau untuk terus mengarahkan dukungan pembiayaan kepada sektor-sektor produktif yang mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan daya saing dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat salah satunya pemberdayaan UMKM.

Bagi PNM, pembiayaan hanyalah langkah awal. Yang membedakan adalah keberlanjutan pemberdayaan. Pendampingan usaha, penguatan kapasitas kewirausahaan, literasi keuangan, hingga pembangunan karakter menjadi fondasi agar setiap pembiayaan benar-benar mampu mengubah kualitas hidup nasabah.

Pendekatan inilah yang memungkinkan jutaan perempuan prasejahtera tidak hanya bertahan menjalankan usaha, tetapi juga menciptakan lapangan pekerjaan baru dan menjadi penggerak ekonomi di lingkungannya.

Baca Juga :
Deretan Shio yang Diprediksi Dihampiri Keberuntungan dalam Karier dan Pekerjaan
Deretan Zodiak yang Diprediksi Mendapat Rezeki Tak Terduga Bulan Ini
Cek Keberuntungan Keuangan Hari Ini, Shio Apa Saja yang Berpeluang Hoki?

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Makam era Kerajaan Baru ditemukan di Luxor, Mesir
• 9 jam lalu
0
thumb
Penyaluran Bansos Diperketat, Mensos Tegaskan Pemain Judol Masuk Negative List
• 6 jam lalu
0
thumb
Penghormatan untuk Lionel Messi, Kaus Raksasa Diterbangkan di Langit Rosario Argentina
• 3 jam lalu
0
thumb
Punya Jinx Tiap Lawan Inggris, Argentina Ajukan Permintaan Khusus pada FIFA Jelang Semifinal Piala Dunia 2026
• 3 jam lalu
0
thumb
Foto: Satwa Kebun Binatang Bertahan dengan Es Akibat Gelombang Panas di Prancis
• 13 jam lalu
0
Berhasil disimpan.