Bisnis.com, JAKARTA — PT Mandom Indonesia Tbk. (TCID), produsen merek perawatan pribadi seperti Gatsby, Pixy, dan Pucelle menilai prospek industri kecantikan di Indonesia masih menjanjikan seiring besarnya pasar konsumen domestik.
Namun, perseroan mengakui pelemahan daya beli masyarakat dan semakin ketatnya persaingan masih menjadi tantangan utama dalam mendongkrak kinerja sepanjang 2026.
Sekretaris Perusahaan TCID Alia Dewi mengatakan Indonesia masih memiliki basis konsumen yang besar dengan potensi pertumbuhan jangka panjang. Namun di sisi lain, lanjutnya, persaingan dalam memperebutkan alokasi belanja konsumen semakin sengit.
"Indonesia memiliki pasar konsumen yang luas dan terus bertumbuh. Ini merupakan potensi yang besar untuk industri konsumen. Namun, persaingan juga semakin ketat untuk alokasi budget konsumen. Kami melihat prospek industri kecantikan Indonesia akan semakin berkembang ke depannya dan ini juga sejalan dengan kompetisi yang akan semakin ketat," ujarnya kepada Bisnis dikutip, Senin (13/7/2026).
Menurut Alia, kondisi makroekonomi membuat masyarakat menjadi lebih berhati-hati dalam membelanjakan uangnya sehingga berdampak terhadap penjualan produk perawatan pribadi dan kosmetik.
Kondisi tersebut tercermin dari kinerja TCID per kuartal I/2026 yang mencatat penjualan bersih senilai Rp513,65 miliar atau lebih rendah dibandingkan Rp 551,24 miliar di kuartal I/2025. Sementara laba tahun berjalan tercatat senilai Rp26,17 miliar, atau lebih rendah dibandingkan Rp30,23 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Alia menyebut kinerja pada kuartal I/2026 masih berada di bawah ekspektasi akibat melambatnya permintaan konsumen.
Meski demikian, perusahaan belum dapat mengungkapkan target kinerja hingga akhir tahun. Saat ini, penjualan TCID masih ditopang oleh kategori utama, yakni produk penata rambut (hairstyling), wewangian (fragrance), dan kosmetik.






Komentar (0)