AS Balas Gempur 140 Target Militer Buntut Iran Serang Kapal Kontainer di Selat Hormuz | SAPA SIANG

kompas.tv
2 jam lalu
Cover Berita

KOMPAS.TV - Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap Iran sebagai respons atas serangan Iran terhadap sebuah kapal di Selat Hormuz yang menyebabkan kapal kontainer tersebut terbakar.

Selat Hormuz kini menjadi isu utama dalam setiap upaya perundingan lanjutan antara Iran dan Amerika Serikat untuk mencapai penyelesaian permanen atas perang yang dimulai pada 28 Februari.

Komando Pusat Militer Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan telah menyerang sekitar 140 target dalam operasi tersebut.

Jumlah yang jauh lebih banyak dibandingkan dua gelombang serangan sebelumnya. Sasaran meliputi lokasi peluncuran rudal dan drone, gudang amunisi, peralatan komunikasi, serta berbagai fasilitas lainnya.

Menurut CENTCOM, serangan tersebut melemahkan kemampuan Iran untuk menyerang pelaut sipil dan kapal-kapal niaga yang melintasi Selat Hormuz secara bebas.

Baca Juga: Iran Serang Komando Drone AS di Bahrain dan 2 Basis Militer Kuwait, Disebut Operasi Mata Ganti Mata

#amerika #iran #selathormuz

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Penulis : Aisha-Amalia-Putri

Sumber : Kompas TV

Tag
  • amerika
  • iran
  • as serang iran
  • kapal kontainer
  • selat hormuz
Selengkapnya


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Komisi III DPR Bantah Tolak RUU Perampasan Aset: Kita Gaspol Pakai Turbo
• 5 jam lalu
0
thumb
Harga emas Antam pada Senin turun Rp20.000 menjadi Rp2,635 juta/gr
• 10 jam lalu
0
thumb
5 Kota Selain Paris untuk Jadi Destinasi Liburan di Prancis, Salah Satu Negara yang Masuk Semifinal Piala Dunia 2026
• 7 jam lalu
0
thumb
Sjafrie Kumpulkan Satgas PKH, Panglima, Jaksa Agung, Kepala BPKP Hadir
• 9 jam lalu
0
thumb
Mitchell Baker Resmi Jadi WNI, Erick Thohir Apresiasi Dukungan Pemerintah
• 1 jam lalu
0
Berhasil disimpan.