Rumah Anggota Dewan Digerebek, Sempak-Bra Emas dan Rp 1,03 T Ditemukan

cnbcindonesia.com
2 jam lalu
Cover Berita
Foto: Ilustrasi emas (Dok CNBC Indonesia/FAISAL RAHMAN)

Jakarta, CNBC Indonesia - Operasi pemberantasan korupsi di Irak makin gencar dilakukan. Dalam sebuah operasi pemberantasan korupsi terbaru, aparat berhasil menyita uang tunai senilai US$ 57 juta (Rp 1,03 triliun) hingga 27 kilogram (kg) emas murni.

Namun yang menarik adalah, saat penggerebekan, ditemukan pula pakaian dalam berlapis emas. Barang-barang bukti itu ditemukan di rumah anggota dewan, MP Irak, bernama Hind Al-Abbasi.


Baca: Pesawat Jatuh Tewaskan Semua Penumpang Termasuk Rombongan Musisi

"Uang tunai sebesar US$57 juta dan 27 kilogram emas murni disita selama penggeledahan rumah anggota parlemen Hind Al-Abbasi. Dilaporkan juga bahwa pakaian dalam emas juga ditemukan dalam operasi tersebut," tulis laman Reporteri, Senin (13/7/2026).

Penangkapan ini bagian dari upaya pemberantasan korupsi besar-besaran yang dilakukan Perdana Menteri (PM) Ali al-Za'id. Nama Hind Al-Abbasi sendiri masih tercantum resmi di dalam situs web parlemen Irak.

"Hingga saat ini, pihak lembaga resmi setempat belum merilis pernyataan konfirmasi terperinci terkait detail materi yang disita dari rumahnya," tambah laman itu.

Baca: Penampakan Mobil Hangus Jadi Bangkai, Diamuk Kebakaran Besar-besaran

Sebelumnya, operasi fajar memang digelar oleh pasukan keamanan Irak di berbagai lokasi, terutama di ibu kota Baghdad. Dalam sehari sedikitnya 47 orang ditangkap.

Selain Hind Al-Abbasi, Irak juga menangkap mantan Wakil Menteri (Wamen) Perminyakan Irak bidang Pengolahan Adnan Al-Jumaili. Sekitar US$20 juta atau setara Rp358 miliar uang tunai ditemukan disembunyikan di dalam botol air mineral, saat penggerebekan dilakukan di rumahnya.

"Uang tunai tersebut disembunyikan di dalam botol air mineral yang disimpan di rumah Adnan Al-Jumaili di Tikrit," kata Dewan Yudisial Tertinggi Irak seperti dikutip Anadolu Agency.

"Selain uang tunai, aparat juga menyita sekitar 5 kilogram perhiasan emas," tambahnya.

Dewan mengatakan menyebut hasil operasi ini merupakan bagian dari upaya intensif untuk melacak aset yang diperoleh tersangka, melalui penyimpangan dalam proyek-proyek yang dikerjakan. Dengan penyitaan terbaru tersebut, total aset yang berhasil diamankan dalam perkara ini mencapai 127 miliar dinar Irak atau sekitar US$97 juta (Rp1,74 triliun), ditambah US$24 juta (Rp429,6 miliar) dalam bentuk uang tunai.

"Tidak akan ada kompromi dalam perang melawan korupsi," tegas al-Zaidi secara terbuka.

Baca: Rumah Eks Wamen Digerebek, Rp 430 M Disembunyikan di Botol Air Mineral


(tps/sef) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Irak Ancam Keluar OPEC Jika Tak Diizinkan Tingkatkan Produksi

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kasus Febrie Adriansyah Diusut Kejaksaan: Jeruk Makan Jeruk
• 6 jam lalu
0
thumb
Kenakan Baju Bodo, Tri Tito Hadiri Acara Syukuran 46 Tahun Dekranas di Makassar
• 6 jam lalu
0
thumb
Garuda Indonesia Ubah Ketentuan Bagasi Tercatat Mulai 1 September 2026
• 11 jam lalu
0
thumb
Kebakaran Bar Bangkok Tewaskan 27 Orang, Kemlu: Tidak Ada Korban WNI
• 4 jam lalu
0
thumb
Uji Coba Solar B50 Tembus 40 Ribu Km, Fuso: Tidak Ada Dampak Negatif Signifikan
• 14 jam lalu
0
Berhasil disimpan.