Kafein dan Nikotin Disebut Punya Efek Serupa untuk Tingkatkan Fokus

jpnn.com
3 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Pakar Tobacco Harm Reduction dari Inggris, Clive Bates mengatakan nikotin memiliki efek yang mirip dengan kafein dalam meningkatkan fokus dan membantu mengatur suasana hati.

Menurut Clive, nikotin bekerja dengan memengaruhi pelepasan dopamin di otak sehingga dapat memberikan efek stimulasi, meningkatkan konsentrasi, hingga membantu relaksasi.

BACA JUGA: 5 Minuman Rendah Kafein yang Aman Anda Konsumsi

"Nikotin adalah zat legal yang banyak digunakan karena memberikan stimulasi otak, pengaturan suasana hati, dan peningkatan kognitif. Dalam hal ini, nikotin mirip dengan kafein," kata Clive Bates dalam keterangannya, Senin (13/7).

Dia menambahkan nikotin sebagai zat tersendiri bukan merupakan penyebab utama berbagai penyakit yang berkaitan dengan kebiasaan merokok.

BACA JUGA: 5 Minuman Tinggi Kandungan Kafein yang Aman Anda Konsumsi

Clive menilai pendekatan yang lebih realistis adalah menyediakan alternatif dengan profil risiko lebih rendah bagi perokok dewasa yang tetap ingin mengonsumsi nikotin.

"Jika penggunaan nikotin akan terus ada, maka tantangan kesehatan masyarakat bukan menghilangkannya, melainkan menyediakan alternatif yang legal dan memiliki risiko lebih rendah dibandingkan terus merokok," ujarnya.

BACA JUGA: 3 Manfaat Kafein dalam Kopi yang Bisa Mencegah Covid-19

Sementara Ketua Asosiasi Konsumen Vape Indonesia (AKVINDO) Paido Siahaan mengatakan masyarakat perlu memahami perbedaan antara efek nikotin dan dampak yang ditimbulkan dari pembakaran tembakau.

Menurut dia, proses pembakaran menghasilkan tar, karbon monoksida, dan berbagai zat beracun yang menjadi penyumbang utama risiko penyakit akibat merokok.

"Sebagian besar risiko penyakit akibat kebiasaan merokok berasal dari proses pembakaran tersebut, bukan dari nikotin," ujar Paido.

Dia menyebut saat ini tersedia sejumlah produk tembakau alternatif, seperti produk tembakau yang dipanaskan, rokok elektronik, dan kantong nikotin yang tidak melalui proses pembakaran.

Meski demikian, Paido menegaskan produk tembakau alternatif bukan merupakan produk bebas risiko karena nikotin tetap dapat menyebabkan ketergantungan.

"Produk tembakau alternatif juga hanya ditujukan bagi perokok dewasa yang ingin beralih dari kebiasaan merokok, bukan untuk anak-anak maupun non-perokok," katanya.

Salah seorang pengguna produk tembakau yang dipanaskan, Achmad Maulana, mengaku tetap merasakan manfaat berupa peningkatan fokus setelah beralih dari rokok konvensional sejak dua tahun terakhir.

"Kerasa banget bisa bikin lebih fokus, terutama kalau lagi pusing atau stres sama kerjaan yang menumpuk," ujar Achmad.

Dia juga mengaku produk tembakau yang dipanaskan tidak meninggalkan bau asap yang menempel di pakaian sehingga lebih nyaman digunakan dalam aktivitas sehari-hari. (kkp/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... 5 Bahaya Konsumsi Kopi Tanpa Kafein, Nomor 1 Mengerikan


Redaktur : Elfany Kurniawan
Reporter : Kenny Kurnia Putra


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Golkar Kaji Biaya Pendidikan: Ideal Rp 18 Juta/Siswa/Tahun, Dana BOS Rp 900 Ribu
• 6 jam lalu
0
thumb
Koperasi Desa Merah Putih Akan Kelola Sawit, Segera Diresmikan Agustus 2026
• 18 jam lalu
0
thumb
Polisi Periksa 8 Saksi Kasus Pekerja Tewas di Gorong-gorong Jaktim
• 22 jam lalu
0
thumb
Siap-Siap Sukses! 6 Zodiak Ini Diprediksi Bersinar di Dunia Kerja pada 13 Juli 2026: Libra Dapat Dukungan Penuh
• 22 jam lalu
0
thumb
RI 1 Targetkan Indonesia Hasilkan Bensin dari Tanaman 3-4 Tahun Lagi
• 12 jam lalu
0
Berhasil disimpan.