Intip Koleksi Buku Prabowo di Perpustakaan Pribadinya, dari Sejarah Perang hingga Filsafat

idxchannel.com
7 jam lalu
Cover Berita

Ribuan koleksi buku yang berada di perpustakaan pribadi Prabowo itu dibagikan Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan, Dirgayuza.

Intip Koleksi Buku Prabowo di Perpustakaan Pribadinya, dari Sejarah Perang hingga Filsafat. (Foto: Instagram/Dirgayuza)

IDXChannel—Presiden Prabowo Subianto diketahui memiliki ribuan koleksi buku yang memenuhi perpustakaan pribadinya di Hambalang, Jawa Barat. 

Bahkan, koleksi buku yang dimiliki Prabowo mencakup sejarah perang, filsafat, politik, ekonomi, hingga kuliner dunia. Deretan buku tersebut menjadi sumber inspirasi lahirnya berbagai gagasan dan pengambilan keputusan Prabowo sebagai presiden.

Baca Juga:
Presiden Prabowo: Ekonomi Kerakyatan Harus kembali Menjadi Arah Pembangunan Nasional

Ribuan koleksi buku yang berada di perpustakaan pribadi Prabowo itu dibagikan Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan, Dirgayuza Setiawan, melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Senin (13/7/2026).

“Ada banyak cara mengenal seorang pemimpin. Sebagian melihat pidato dan kebijakannya. Namun, ada cara yang sering lebih dalam dan bermakna: melihat dan membaca buku-buku yang ia baca,” kata Dirgayuza.

Baca Juga:
Prabowo Beberkan Asal Usul Ide Kopdes Merah Putih: Prihatin Masyarakat Sulit Lepas dari Utang

Dirgayuza mengungkapkan bahwa di Hambalang berdiri perpustakaan dua lantai pribadi Prabowo. Di ruangan inilah Prabowo bekerja, menerima tamu negara, berdiskusi dengan para menteri, membaca, menyusun gagasan, hingga makan siang dan malam. “Perpustakaan ini menjadi kantor, ruang rapat, sekaligus pusat intelektual kediamannya yang ia sebut Padepokan Garuda Yaksa,” ujarnya.

Baca Juga:
Prabowo Turunkan Bunga Kredit Mikro di Kopdes Merah Putih dari 22 Persen Jadi 8 Persen

Dirgayuza juga menceritakan bahwa kecintaan Prabowo terhadap buku sudah telah terlihat nyata sejak 1968, ketika bersekolah di American School in London. 

Walau ia satu-satunya murid berkulit cokelat, ia dipercaya menjadi ketua tim debat, kapten tim sepak bola, dan editor majalah dinding — cerminan kemampuan berpikir, memimpin, dan berkomunikasi yang terus berkembang hingga kini.

Koleksi Prabowo membentang seperti peta peradaban dunia. Dari Ghost Empire, SPQR, The Fall of the Ottomans, hingga sejarah Indonesia seperti Java in a Time of Revolution, The Indonesia Reader, dan A History of Modern Indonesia. Rak-rak lain dipenuhi karya tentang Perang Dunia, filsafat, politik, ekonomi, biologi, hingga kuliner dunia.

Di sini, Napoleon seolah berdialog dengan Sun Tzu, Plato dengan Ibn Khaldun, Barbara Tuchman dengan Anthony Reid, dan Anthony Bourdain dengan Siddhartha Mukherjee. Dirgayuza pun mengatakan perpustakaan ini bukan sekadar tempat menyimpan buku, melainkan ruang tempat berbagai zaman saling berbicara.

“Bagi seorang pembaca, buku bukan pajangan. Buku adalah lawan bicara. Dan mungkin, sebagian jejak keputusan-keputusan penting Presiden Prabowo bermula dari ruangan sunyi di Hambalang ini — sebuah perpustakaan yang menjadi pusat lahirnya gagasan seorang Problem Solver in Chief bangsa Indonesia,” tutupnya.


(Nadya Kurnia)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Runner Up di Wimbledon, Zverev Geser Alcaraz Jadi Peringkat 2 Dunia
• 10 jam lalu
0
thumb
Kata-kata Pertama Pemain Baru Persib Gakuto Notsuda usai Tiba di Indonesia
• 1 jam lalu
0
thumb
BMKG Prediksi Sejumlah Wilayah Sumut Diguyur
• 11 jam lalu
0
thumb
Danantara Percepat Proyek Hilirisasi Senilai Rp 225 T di 26 Lokasi
• 5 jam lalu
0
thumb
Resmi ditutup, transaksi Jakarta Fair 2026 capai Rp8,2 Triliun
• 20 jam lalu
0
Berhasil disimpan.