JAKARTA, DISWAY.ID - MTSN 41 Al Azhar Asy Syairif Jakarta mengawali pelaksanaan Masa Taaruf Murid Madrasah (MATAMUDA) Tahun Ajaran 2026/2027 dengan nuansa budaya Betawi.
Pembukaan kegiatan yang berlangsung pada Senin, 13 Juli 2026 itu diawali dengan pertunjukan palang pintu, tradisi khas Betawi yang memadukan adu pantun dan atraksi pencak silat.
Penampilan tersebut dibawakan oleh para siswa MTSN 41 sebagai bentuk penyambutan kepada para murid baru sebelum mengikuti rangkaian kegiatan orientasi di lingkungan madrasah.
Palang Pintu Jadi Tradisi Pembukaan MATAMUDASetelah pertunjukan budaya selesai, seluruh peserta mengikuti apel pembukaan yang dilanjutkan dengan sesi pengenalan lingkungan sekolah.
Kepala MTSN 41 Al Azhar Asy Syairif, Faizah, menjelaskan bahwa tradisi menghadirkan budaya Betawi dalam pembukaan MATAMUDA bukanlah hal baru. Kegiatan tersebut telah menjadi bagian dari agenda tahunan madrasah selama beberapa tahun terakhir.
Menurutnya, langkah ini dilakukan untuk memperkenalkan sekaligus menumbuhkan kecintaan siswa terhadap budaya lokal, terutama karena lokasi sekolah berada di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, yang memiliki keterkaitan erat dengan budaya Betawi.
"Anak-anak perlu mengenal dan menghargai budaya daerah tempat mereka belajar. Apalagi kawasan Jagakarsa sangat dekat dengan Setu Babakan, yang merupakan pusat pelestarian budaya Betawi," ujar Faizah.
Ia menambahkan, tradisi palang pintu Betawi dipilih karena menjadi salah satu ikon budaya yang masih terus dilestarikan hingga kini.
MATAMUDA Berlangsung Selama Lima HariFaizah menjelaskan, kegiatan MATAMUDA akan berlangsung selama lima hari dengan berbagai materi yang bertujuan membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan madrasah.
Selama masa orientasi, peserta akan dikenalkan dengan berbagai aspek kehidupan sekolah, mulai dari tenaga pendidik, kurikulum pembelajaran, fasilitas pendidikan, hingga kakak kelas yang nantinya akan menjadi pendamping selama proses belajar.
Selain mengenal lingkungan fisik sekolah, para siswa juga akan memperoleh pemahaman mengenai budaya akademik dan tata tertib yang berlaku di madrasah.
"Melalui MATAMUDA, kami ingin para murid merasa nyaman dengan lingkungan barunya. Mereka akan mengenal guru, fasilitas sekolah, kurikulum, hingga kakak kelas yang akan mendampingi selama tiga tahun ke depan," jelas Faizah.
Jumlah Murid Baru MeningkatPada tahun ajaran 2026/2027, MTSN 41 Al Azhar Asy Syairif menerima 220 murid baru.
Jumlah tersebut meningkat sekitar 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang menerima 200 siswa.
Peningkatan itu menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap madrasah tersebut. Dari sekitar 800 calon peserta didik yang mengikuti proses seleksi, hanya 220 siswa yang dinyatakan lolos.
- 1
- 2
- »






Komentar (0)