Polisi kantongi identitas pelaku teror bom di SDN Srengseng Sawah 15

antaranews.com
6 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Kepolisian telah mengantongi identitas pelaku dugaan teror bom di SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin, yang mengirimkan pesan melalui aplikasi WhatsApp kepada guru dan staff Tata Usaha (TU).

"Dari identitasnya kita sudah kantongi, ya. Jadi kita sudah mencari kemudian semuanya sudah pasti kita tindak lanjuti untuk pelaku, tentunya yang diduga pelaku untuk meneror sendiri itu," kata Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi kepada wartawan di Jakarta, Senin.

Nurma mengatakan dalam pesan teror melalui aplikasi perpesanan WhatsApp, dikatakan sang peneror telah menyebar bom ke 11 titik di dalam sekolah.

Kemudian, para guru segera menghubungi kepolisian untuk mengamankan sekolah yang melaksanakan kegiatan hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

"Ya, jadi semua otomatis, ya. Jadi di sini dari Inafis, Damkar, camat, lurah, Dinas Kesehatan kemudian Dinas Pendidikan datang ke SD untuk memastikan aman untuk anak, kemudian juga orang tua yang ada," ujar Nurma.

Hingga saat ini, pihaknya memastikan belum menemukan benda mencurigakan dari penyisiran selama dua jam lebih tersebut.

"Untuk sementara ini belum ada. Namun demikian dari Gegana masih bekerja. Kita tunggu saja untuk selanjutnya, ya. Mudah-mudahan kita berdoa tidak ada hal yang tidak diinginkan," ucapnya.

Kepolisian menyisir dugaan teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Senin.

Nurma mengatakan polisi menerima laporan pukul 07.30 WIB. Diketahui saat itu, siswa dan guru sedang melaksanakan upacara pada hari pertama MPLS.

Teror itu telah beredar di kalangan guru hingga akhirnya mereka memutuskan untuk melapor.

Nurma menambahkan para guru dan siswa sudah dievakuasi keluar dari sekolah.

Berdasarkan pantauan, tampak personel Brimob berjaga di dalam sekolah dengan membawa senjata api dan dua unit mobil Tim Gegana.

Kemudian, ada juga petugas Dinas Perhubungan dan Dinas Gulkarmat DKI yang berjaga di sekitar lokasi.

Baca juga: Polisi telusuri dugaan teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 pada MPLS

Baca juga: DKI terbitkan SE tentang izin mengantar anak sekolah di hari pertama

Baca juga: Dukung GAMAS, ayah antar anak hari pertama sekolah di Jaktim


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Aira ev Tampil Perdana, Intip Perjalanan 9 Tahun Wuling di Indonesia
• 3 jam lalu
0
thumb
Kurangi Kepadatan Penumpang, KAI Akan Kembangkan 3 Peron di Stasiun Bogor
• 23 jam lalu
0
thumb
Orang dengan Kekuatan Super di Dunia Nyata
• 10 jam lalu
0
thumb
Israel Gelar Pemilu 27 Oktober, Koalisi Netanyahu Terancam Tumbang
• 17 jam lalu
0
thumb
Sulitnya Memaksa Jokowi Hadir di Persidangan, Ini Awal Perpecahan Kuasa Hukum Roy Suryo
• 22 jam lalu
0
Berhasil disimpan.