Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden RI Prabowo Subianto menginginkan Indonesia bisa mandiri energi, salah satunya dengan mengembangkan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis bensin dengan bahan baku jagung hingga sorgum.
Bensin dari tanaman itu diharapkan bisa berjalan pada waktu 3-4 tahun lagi.
Prabowo mulanya menyampaikan, bahwa Indonesia sudah lepas dari impor BBM jenis solar melalui terlaksananya program mandatori pencampuran BBM jenis solar dengan bahan bakar nabari (BBN) minyak kelapa sawit sebanyak 50% atau biodiesel 50% (B50).
"Baru beberapa hari lalu kita launching B50, solar 50% dari kelapa sawit. Mulai bulan ini kita tdk lagi impor solar dari luar negeri," terang Prabowo dalam Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 di Jakarta Pusat pada Minggu, dikutip Senin (14/7/2026).
Atas keberhasilan itu, kata Prabowo, profesor-profesor dari Indonesia kini tengah mengembangkan bensin dari kelapa sawit, etanol, jagung hingga sorgum.
"Jadi dalam 3-4 tahu, kita bisa hasilkan bensin dari tanaman,". "Berarti petani singkong, jagung akan hidup makmur, petani-petani di Indonesia akan berbuat baik untuk bangsa dan keluarganya," tegas Prabowo.
RI sekarang surplus solar
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjelaskan dengan adanya B50 Indonesia terlepas dari impor solar. Bahkan di tahun ini, Indonesia akan megalami surplus solar hingga 4 juta Kilo Liter (KL).
Surplus solar itu didorong atas peningkatan kapasitas kilang nasional yang dipadukan dengan penggunaan biodiesel 50%. Hal itu memastikan kebutuhan bahan bakar dalam negeri dapat terpenuhi secara mandiri dan lebih efisien.
"Memang di dalam hitungan kita dengan Pertamina, ke depan mungkin akan terjadi surplus. Karena dengan optimalisasi terhadap kilang kita yang ada di Kalimantan Timur itu menghasilkan 5,6 juta kiloliter di kilang kita yang ada di Kalimantan. Itu penambahan. Maka akan terjadi surplus. Surplusnya itu diperkirakan ya di antara 3 sampai 4 juta," katanya di sela acara Peresmian Peluncuran Mandatori B50, di Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek, dikutip Senin (13/7/2026).
(pgr/pgr) Add as a preferred
source on Google





Komentar (0)