Sebanyak 18 anak ular kobra bersarang di kolong rumah warga Dukuh Karangturi, Desa Bogosari, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak. Belasan kobra itu muncul dari lubang lantai kayu usai diguyur bensin.
Dilansir detikJateng, Senin (13/7/2026), terungkapnya belasan anakan kobra ini bermula saat pemilik rumah menemukan satu ular di rumahnya pada Sabtu (11/7). Pemilik rumah itu langsung menghubungi Damkar untuk mengevakuasi.
Kabid Linmas Damkar Satpol PP Kabupaten Demak, Endra Toga Perdana, pihaknya meluncur sekitar pukul 13.30 WIB. Di sana, petugas menemukan lubang yang diyakini sarang ular. Mereka lalu menyiramkan bensin ke dalam lubang itu. Saat itu juga, belasan anak ular kobra keluar.
"Rumahnya tidak langsung nempel tanah, lantainya papan kayu itu ada kayak lubang ke bawah, lubangnya halus. Kemungkinan kan sudah dianalisa itu bukan yuyu, ini dipastikan ular," ujar Toga.
Butuh 2 jam untuk melakukan evakuasi ular tersebut. Namun petugas belum menemukan indukan di sarang ular itu.
"Cuman indukannya belum keluar. Kita enggak bisa langsung, kan harus bongkar soale nek sampai bawah, makanya kan dituangin bensin dulu. Indukannya belum ditemukan," tambahnya.
Baca berita selengkapnya di sini.
(whn/amw)






Komentar (0)