VIVA – Kehidupan manusia tidak pernah lepas dari fase pasang surut dan berbagai ujian, termasuk persoalan finansial yang memaksa seseorang mengambil jalan berutang.
Meski menjadi solusi instan untuk memenuhi kebutuhan, utang wajib hukumnya untuk segera dilunasi.
Islam sendiri memandang utang sebagai perkara berat yang harus diselesaikan secepat mungkin karena pertanggungjawabannya dibawa hingga ke akhirat.
Bahkan saat seseorang wafat, urusan utang tetap melekat sebagai beban yang tidak boleh diabaikan begitu saja.
Agar segera terhindar dari lilitan utang, maka bacalah doa berikut ini.
Doa Terhindar dari Lilitan Utangاَللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ
Allâhumma innî a‘ûdzu bika minal hammi wal ḫazan(i). Wa a‘ûdzu bika minal ‘ajzi wal kasal(i). Wa a‘ûdzu bika minal jubni wal bukhl(i). Wa a‘ûdzu bika min ghalabatid daini wa qahrir rijâl(i)
Artinya: “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kebingungan dan kesedihan, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan dan kemalasan, aku berlindung kepada-Mu dari ketakutan dan kekikiran, aku berlindung kepada-Mu dari lilitan utang dan tekanan orang-orang.”
(kmr)






Komentar (0)