Empat tewas akibat serangan Ukraina ke Energodar

antaranews.com
14 jam lalu
Cover Berita
Moskow (ANTARA) - Sebanyak empat orang tewas akibat serangan bersenjata dari Ukraina kepada sejumlah fasilitas di Energodar.

"Hanya dua hari usai pertemuan bersama Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA), kami mengalami hari paling berdarah di Energodar. Dan ini bukanlah pidato seorang tokoh, namun sebuah fakta," tegas Direktur Jenderal Perusahaan Rosatom Rusia, Alexey Likhachev, dalam siaran pers Rosatom pada Minggu.

Menurut dia, sebanyak empat orang tewas termasuk dua wanita dan dua pria, serta empat lainnya mengalami luka, dengan salah satu mengalami cedera parah.

Kejadian rutin pembunuhan-pembunuhan itu selalu menjadi hal yang mencengangkan, ujar Likhachev.

Dia mengonfirmasi bahwa halte bus telah diserang pada pagi hari, kemudian di siang harinya tiga orang tewas akibat pesawat nirawak (drone) menyerang satu mobil.

"Apa yang terjadi pagi ini menjadi kesempatan baik bagi IAEA untuk bertindak melalui upaya dan tidak hanya berkata-kata. Inilah komitmen terhadap perjanjian yang dicapai hanya dia hari yang lalu untuk meningkatkan informasi kepada masyarakat internasional mengenai segala risiko, kejadian, dan ancaman yang muncul di wilayah Energodar," kata Likhachev.

Sejak dimulainya serangan berskala besar dari Ukraina pada 27 April 2026, menurut Likhachev, sebanyak 11 warga sipil telah tewas di Energodar.

Sumber : Sputnik

Baca juga: Rusia larang total ekspor solar di tengah serangan Ukraina

Baca juga: Rusia: "Drone" Ukraina hantam pangkalan minyak di St. Petersburg

Baca juga: Kemenlu Rusia: Hampir 8.500 warga sipil tewas akibat serangan Ukraina sejak Februari 2022


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kurangi Kepadatan Penumpang, KAI Akan Kembangkan 3 Peron di Stasiun Bogor
• 22 jam lalu
0
thumb
Bersama Danantara, PNM Perluas Pelayanan hingga 516 Jaringan di Wilayah 3T
• 49 menit lalu
0
thumb
Cara Mengenali Orang yang Bijaksana dari Kebiasaannya
• 1 jam lalu
0
thumb
Pemain Persib Adam Alis Singgung Statusnya di Era John Herdman, Masuk List Pemain tapi Tak Gabung TC Timnas Indonesia
• 13 jam lalu
0
thumb
Polisi Kantongi Identitas Pengirim Teror Bom ke SDN di Jaksel
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.