Capek Itu Valid, Beauty! Garmin Ajak Perempuan Lebih Peduli Kondisi Tubuh

herstory.co.id
4 jam lalu
Cover Berita
HerStory, Jakarta —

Tren lari yang kian menjamur di berbagai kota tak hanya membuat masyarakat semakin aktif berolahraga, tetapi juga mendorong minat terhadap perangkat wearable seperti smartwatch lho, Beauty.

Pasalnya, di saat yang sama, tren ini turut membuka ruang diskusi baru soal pentingnya mengenali kondisi tubuh, terutama bagi perempuan yang kerap mengabaikan rasa lelah di tengah padatnya aktivitas.

Marcomm Senior Manager Garmin Indonesia, Chandrawidhi Desideriani, mengatakan meningkatnya jumlah ajang lari menjadi salah satu faktor yang ikut mendukung pertumbuhan penjualan smartwatch Garmin sejak perusahaan hadir secara resmi di Indonesia sekitar empat tahun lalu.

"Alhamdulillah ada peningkatan terus. Jadi sebenarnya kenapa Garmin ini secara resmi ada di Indonesia, ini memasuki tahun keempat. Kenapa diputuskan untuk buka kantor di sini? Karena kita melihat trennya meningkat dan juga dari tren itu penjualannya juga meningkat. Alhamdulillah sejak kita berdiri resmi empat tahun yang lalu, setiap tahunnya tetap ada terus peningkatan juga sih," ujar Chandrawidhi kepada HerStory saat acara Garmin Women of Endurance: Sleep & Recharge di Hotel Tentrem, Yogyakarta, Kamis (9/7/2026).

Saat ditanya mengenai performa bisnis pada kuartal pertama tahun ini, ia menyebut pertumbuhan penjualan masih berada di level dua digit.

"Double ada, mungkin lebih dari 10%" katanya..

Menurut Chandrawidhi, meski pengguna smartwatch masih didominasi laki-laki, jumlah pengguna perempuan terus bertambah sehingga selisihnya kini semakin tipis.

"Kalau Garmin secara keseluruhan, tapi sekarang persentasenya itu beda tipis sih, sekitar 42% - 48% pembagiannya. Tapi memang masih lebih banyak pria. Mungkin karena memang di awal yang mengadopsi Garmin itu lebih banyak pria dari jam Forerunner kita yang memang jam lari. Baru, akhir-akhir ini kita ada jam lifestyle. Makanya kita banyak melakukan aktivitas untuk menyasar perempuan juga," jelasnya.

Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kampanye Women of Endurance: Sleep & Recharge yang mengajak perempuan lebih peka terhadap kondisi tubuh dan tidak lagi menganggap rasa lelah sebagai sesuatu yang wajar.

"Kita melihat perempuan ini sebenarnya perannya banyak sekali, beban yang mereka jalani juga banyak. Kadang dan seringnya perempuan itu mengutamakan orang lain daripada dirinya sendiri dan mereka tidak sadar dirinya kelelahan. Dengan Garmin, kelelahan itu bisa diukur," kata Chandrawidhi.

Ia menambahkan, konsep endurance tidak hanya dimiliki atlet. Aktivitas sehari-hari seperti bangun pagi, mengurus rumah, hingga menggendong anak juga membutuhkan energi besar.

"Jadi kita ingin membuat masyarakat itu sadar diri bahwa kehidupan sehari-hari itu, terutama perempuan, sangat menguras tenaga yang sebenarnya bisa diukur dari Garmin. Jadi kelelahan yang mereka rasakan itu sebenarnya valid. Ini saatnya untuk lebih menghargai, menyayangi diri sendiri," ujarnya.

Dalam kampanye tersebut, Garmin memperkenalkan sejumlah metrik kesehatan seperti Body Battery, Sleep Score, dan penghitung langkah harian (steps). Menurut Chandrawidhi, fitur-fitur tersebut membantu pengguna memahami tingkat energi tubuh, kualitas tidur, hingga aktivitas fisik yang selama ini sering tidak disadari.

"Tidur itu fondasi untuk semuanya. Jadi kalau tidur kita enggak berkualitas, tentunya energi kita juga tidak maksimal. Sama kayak kita nge-charge HP pakai casan KW, enggak nge-charge nih lama banget. Jadi ibarat seperti itulah," tuturnya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Luis Figo Hadir di Jakarta dalam Pesta Bola HGI 2026
• 8 jam lalu
0
thumb
Tuan Rumah Amankan Empat Gelar Juara di Yonex-Sunrise Jaya Raya Junior International Grand Prix 2026
• 6 jam lalu
0
thumb
Link Live Streaming Argentina Vs Swiss di Perempat Final Piala Dunia 2026
• 23 jam lalu
0
thumb
Gelombang baru serangan AS picu ledakan di sejumlah wilayah Iran
• 18 jam lalu
0
thumb
Justin Hubner Bawa Kabar Baik dari Eropa Jelang Gabung TC Timnas Indonesia Buat Piala AFF 2026
• 19 jam lalu
0
Berhasil disimpan.