tvOnenews.com - Tubuh sering kali memberikan berbagai sinyal ketika kondisinya mulai tidak seimbang.
Sayangnya, banyak orang menganggap keluhan ringan seperti suasana hati yang buruk, sakit kepala, hingga munculnya masalah kulit sebagai hal yang biasa.
Padahal, menurut praktisi kesehatan sekaligus pendakwah dr Zaidul Akbar, gejala-gejala tersebut bisa menjadi pertanda bahwa tubuh membutuhkan proses pembersihan atau detoksifikasi.
Dalam sebuah tayangan di kanal YouTube Assabil Channel yang diunggah pada 24 Januari 2021, dr Zaidul Akbar menjelaskan bahwa pola makan memiliki peran besar terhadap kesehatan tubuh secara menyeluruh.
Berikut lima tanda yang menurutnya perlu diperhatikan.
1. Mood Sering Berubah atau Tidak Baik
- Freepik @drobotdean
Perubahan suasana hati yang terjadi tanpa alasan yang jelas bisa dipengaruhi oleh makanan yang dikonsumsi setiap hari.
Dr. Zaidul Akbar menilai bahwa asupan yang sehat dapat membantu memperbaiki kondisi tersebut.
Ia menyarankan untuk memperbanyak konsumsi buah dan sayuran segar serta mengurangi makanan olahan.
Salah satu makanan yang menurutnya baik untuk membantu memperbaiki suasana hati adalah rujak.
"Kalau memang sudah moody atau tidak jelas seperti itu, sebagai seorang teman yang baik ajak dia makan rujak," ujar dr Zaidul Akbar.
Ia kemudian menjelaskan alasan di balik sarannya tersebut.
"Kenapa rujak? Karena ada enzim di sana. Enzim itu salah satu sumber mood yang baik," lanjutnya.
2. Mengalami Gangguan Fungsi Seksual
- Freepik @azerbaijan_stockers
Tanda berikutnya adalah munculnya gangguan fungsi seksual atau sexual dysfunction.
Kondisi ini bisa berupa ejakulasi dini pada pria maupun berkurangnya gairah seksual pada wanita.
Menurut dr Zaidul Akbar, pola makan yang kurang baik dapat memengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk hubungan suami istri.
Bahkan, ia menyebut masalah makanan dapat berujung pada persoalan rumah tangga karena berkaitan dengan suasana hati dan fungsi seksual.
3. Sering Mengalami Sakit Kepala
- Pexels/Andrea Piacquadio
Keluhan sakit kepala yang datang berulang tanpa penyebab yang jelas juga disebut sebagai salah satu sinyal bahwa tubuh membutuhkan pembersihan dari dalam.
Apabila kondisi ini sering terjadi, dr Zaidul Akbar menyarankan agar tidak hanya berfokus pada pereda nyeri, tetapi juga memperhatikan gaya hidup dan pola makan sebagai bagian dari upaya memperbaiki kondisi tubuh.





Komentar (0)