TABLOIDBINTANG.COM - Perut kembung, sering bersendawa, hingga rasa begah setelah makan kerap dianggap sepele. Padahal, keluhan tersebut bisa dipicu oleh penumpukan gas di saluran pencernaan akibat jenis makanan dan minuman yang dikonsumsi sehari-hari.
Beberapa makanan memang kaya nutrisi, tetapi mengandung serat atau gula tertentu yang sulit dicerna tubuh.
Proses fermentasi di usus kemudian menghasilkan gas berlebih yang memicu rasa tidak nyaman, terutama pada orang dengan sistem pencernaan sensitif, penderita gangguan lambung, hingga ibu hamil.
Agar keluhan tidak semakin parah, berikut daftar makanan dan minuman yang diketahui dapat memicu pembentukan gas di dalam perut.
1. Kacang-kacangan dan Legum
Kacang merah, kacang hitam, lentil, dan buncis mengandung serat serta karbohidrat kompleks yang difermentasi oleh bakteri usus. Proses ini dapat menghasilkan gas sehingga perut terasa penuh dan kembung.
2. Susu dan Produk Olahannya
Susu, keju, hingga es krim mengandung laktosa yang sulit dicerna oleh sebagian orang. Akibatnya, konsumsi produk susu bisa memicu gas, kram perut, hingga rasa begah.
3. Biji-bijian Utuh
Gandum utuh, oat, quinoa, dan beras merah kaya akan serat dan pati resisten. Meski baik untuk kesehatan, mengonsumsinya secara berlebihan dapat meningkatkan produksi gas dalam saluran pencernaan.
4. Sayuran Silangan
Brokoli, kubis, kol, dan kembang kol dikenal sebagai sayuran bergizi tinggi. Namun kandungan serat dan gula kompleks di dalamnya juga dapat memicu terbentuknya gas saat dicerna.
5. Minuman Bersoda
Minuman berkarbonasi memasukkan gas langsung ke dalam saluran pencernaan. Tak heran jika setelah meminumnya seseorang lebih mudah bersendawa dan mengalami perut kembung.
6. Buah Tinggi Fruktosa dan Sorbitol
Apel, pir, persik, plum, hingga semangka mengandung gula alami yang pada sebagian orang sulit diserap tubuh. Kondisi tersebut dapat menyebabkan fermentasi di usus dan memicu penumpukan gas.
7. Permen Keras dan Permen Karet
Mengunyah permen karet atau mengisap permen keras membuat lebih banyak udara masuk ke saluran cerna. Selain itu, pemanis buatan yang terkandung di dalamnya juga dapat memperparah pembentukan gas.
8. Bawang Merah dan Bawang Putih
Meski menjadi bumbu dapur andalan, bawang merah dan bawang putih mengandung karbohidrat yang sulit dicerna sehingga dapat memicu gas pada sebagian orang.
9. Makanan Ultra-Proses
Makanan kemasan, makanan cepat saji, dan aneka camilan olahan umumnya mengandung gula, lemak, serta bahan tambahan yang dapat memperlambat proses pencernaan dan meningkatkan produksi gas.
10. Gorengan dan Makanan Tinggi Lemak
Makanan berlemak membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna. Akibatnya, makanan berada lebih lama di saluran pencernaan dan berpotensi memicu rasa begah, mual, serta perut kembung.
Untuk membantu mengurangi penumpukan gas, disarankan makan dalam porsi secukupnya, mengunyah makanan secara perlahan, membatasi minuman bersoda, serta rutin bergerak atau berjalan ringan setelah makan.
Jika keluhan perut kembung terjadi terus-menerus atau disertai nyeri hebat, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter agar penyebabnya dapat diketahui lebih lanjut.





Komentar (0)