Buka Muswil XIII BKPRMI, Hidayat Nur Wahid Ajak Kampanyekan Jakarta Kota Halal Global

jpnn.com
1 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua MPR sekaligus Anggota Komisi VIII DPR RI Hidayat Nur Wahid alias HNW mengajak Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) DKI Jakarta mengambil peran aktif dan strategis dalam menyongsong lima abad Jakarta.

Dia juga mengajak BKPRMI mengampanyekan Jakarta sebagai 'Kota Global yang Berkebudayaan Halal'.

BACA JUGA: Bogor Belum Siap Jadi Kota Halal

Menurut HNW, penguatan identitas tersebut sejalan dengan karakter historis Jakarta serta peluang besar pengembangan industri halal yang dapat memberikan manfaat ekonomi sekaligus memperkuat jati diri Jakarta sebagai kota global yang berkebudayaan.

Pernyataan tersebut disampaikan HNW saat membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) XIII BKPRMI DKI Jakarta.

BACA JUGA: Vietjet Dorong Kolaborasi demi Perkuat Ekosistem Pariwisata Halal di Vietnam

Acara tersebut dihadiri Ketua Umum DPP BKPRMI Nanang Mubarok, Ketua Umum DPW BKPRMI DKI Jakarta Nanang Jahidin, dan Kepala Biro Dikmental Setda Provinsi DKI Jakarta Fajar Eko Satriyo.

Turut menjadi rangkaian acara Muswil, yakni Sosialisasi Sertifikasi Halal di Indonesia yang dihadiri Kabag TU Pimpinan BPJPH M. Tajussalatin.

BACA JUGA: PNM Kenalkan Pembiayaan Syariah Ultra Mikro Indonesia di Halal Expo 2026

“Jakarta hari ini mengusung visi sebagai Kota Global yang Berkebudayaan. Menurut saya akan positif saja bila diperkuat dengan kampanyekan Jakarta sebagai Kota Halal Global," kata HNW dalam keterangannya, Minggu (12/7).

HNW menyebut Jakarta memiliki akar sejarah terkait dengan kehalalan yang kuat.

"Bahkan nama Jakarta berasal dari Jayakarta yang dari ayat Al-Quran yang merekam kemenangan 'Inna Fatahna Laka Fathan Mubina'. Semangat kemenangan yang artinya juga kemandirian dan kemajuan serta kemakmuran itu mestinya juga kita aktualisasikan pada saat membahas Jakarta sebagai Kota Global dan berbudaya, agar budaya Jakarta tetaplah tidak tercerabut dari sejarah dan jati dirinya yang berorientasi halal,” terang HNW.

HNW menilai BKPRMI memiliki posisi strategis untuk berkontribusi mewujudkan cita-cita tersebut.

Apalagi DKI Jakarta memiliki 3.798 masjid, 4.057 musala, 4.955 majelis taklim, serta sekitar empat juta penduduk berusia 15 hingga 39 tahun yang merupakan potensi besar bagi gerakan dakwah dan pemberdayaan generasi muda.

Kata HNW, itu semua sangat sesuai dan dapat membantu merealisir program-program BKPRMI ke depan.

Karena itu, menurut HNW, terdapat sedikitnya tiga agenda besar yang perlu menjadi perhatian BKPRMI pada periode kepengurusan mendatang.

Pertama, menjadikan Jakarta sebagai Kota Halal Global.

Kedua, mendekatkan anak-anak, remaja dan pemuda (Gen Z dan milenial) kepada masjid agar selamat dan mampu mengatasi berbagai persoalan yang sedang mengancam generasi milenial dan gen Z .

“Gen Z dan generasi milenial sedang menghadapi beragam kondisi yang memprihatinkan, mulai dari darurat judi online, darurat kekerasan seksual, filisida, tawuran, penyalahgunaan narkoba, LGBT, hingga berbagai bentuk kecanduan digital," kata HNW mengingatkan.

Karena itu, lanjut HNW, masjid harusnya kembali menjadi pusat pembinaan generasi muda.

"BKPRMI memiliki posisi yang sangat strategis untuk menghadirkan solusi melalui gerakan remaja dan pemuda masjid agar semakin banyak anak-anak, remaja dan generasi muda yang tumbuh dengan akhlak dan lingkungan yang baik semoga modal menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Agenda ketiga, lanjut HNW, adalah memberantas buta huruf Al-Qur’an.

Dia mengingatkan hasil riset Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta pada 2023 yang menunjukkan angka buta aksara Al-Qur’an secara nasional masih mencapai 72,25 persen.

“Ini tentu menjadi pekerjaan rumah bersama," tegasnya.

Dia pun mengusulkan agar BKPRMI DKI Jakarta dapat memulai dengan melakukan survei mengenai tingkat buta huruf Al-Qur’an di Jakarta.

Data tersebut akan sangat penting sebagai dasar penyusunan kebijakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta maupun Kementerian Agama.

"Karena bagaimana mungkin kita ingin membangun generasi Qurani yang berorientasi menjadi generasi berkualitas (khaira ummah), yang berkontribusi membangun/memajukan negeri (baldatun thayyibatun wa Rabbun ghafuur) untuk mewujudkan misi besar Islam; rahmatan lil alamin, apabila kondisi riilnya saja belum kita petakan dengan baik dan benar,” sambungnya.

HNW berharap Muswil XIII BKPRMI DKI Jakarta dapat melahirkan kepengurusan yang semakin kuat dalam menghidupkan fungsi masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, penyelamatan Gen Z dan milenial, pemberdayaan umat, sekaligus melahirkan berbagai gagasan yang bermanfaat untuk memajukan Jakarta dan Indonesia.

“Kalau masjid hidup, remaja dan pemuda masjid aktif bergerak, dan Al-Qur’an semakin dekat dengan kehidupan generasi muda, insya Allah Jakarta tidak hanya menjadi Kota Global, tetapi juga layak menjadi Kota Halal Global yang menghadirkan berkah dengan kemajuan ekonomi sekaligus kemajuan akhlak dan peradaban,” pungkas Hidayat Nur Wahid. (mrk/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ketum PB Mathlaul Anwar Jazuli Juwaini & Kepala BPJPH Serahkan 5.000 Sertifikat Halal bagi UMKM


Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Sutresno Wahyudi, Sutresno Wahyudi


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Turnamen Mini Soccer Walikota Cup 2026 Berakhir, Persija Glory Jadi Pertandingan Penutup
• 31 menit lalu
0
thumb
Fitur Baru IDX Mobile Ini Bisa Bongkar Siapa Penguasa Saham Asli Perusahaan!
• 14 jam lalu
0
thumb
Kapolda Kalteng perintahkan selidiki karhutla di Pulang Pisau
• 10 jam lalu
0
thumb
Prabowo: Pemimpin yang Anjurkan Bakar-bakar Itu Pengkhianat, Akan Kena Karma
• 5 jam lalu
0
thumb
Justin Hubner Bawa Kabar Baik dari Eropa Jelang Gabung TC Timnas Indonesia Buat Piala AFF 2026
• 13 jam lalu
0
Berhasil disimpan.