Jakarta (ANTARA) - Pengurus Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (PP AMPG) mengajak kader mudanya menanam 444.444 pohon secara serentak di seluruh Indonesia sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan kepedulian terhadap keselamatan bangsa serta masyarakat.
Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus di Jakarta, Minggu, mengatakan kader muda harus memiliki kepedulian terhadap lingkungan karena berbagai bencana alam dan kerusakan lingkungan memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
"Kami minta AMPG harus peduli dengan lingkungan. Anak-anak muda harus peduli terhadap keselamatan bangsa dan keselamatan masyarakat di mana saja berada," kata Said.
Gerakan penanaman 444.444 pohon diawali secara simbolis saat penutupan Diklat Kader Muda Nasional Gelombang III Tahun 2026 di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Minggu. Kegiatan itu menjadi penutup pendidikan dan pelatihan yang diikuti kader muda dari 36 provinsi selama lima hari.
Baca juga: Golkar minta kader muda adaptif hadapi perubahan zaman
Menurut Said, gerakan tersebut lahir dari keprihatinan atas meningkatnya berbagai bencana alam, seperti banjir bandang dan kerusakan lingkungan. Karena itu, AMPG ingin mendorong generasi muda menjadi bagian dari solusi melalui gerakan penghijauan.
Ia menjelaskan penanaman pohon akan dilaksanakan oleh seluruh jajaran AMPG mulai tingkat provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa.
"Hari ini adalah hari kelima Diklat Kader Muda Nasional Gelombang III PP AMPG yang diikuti 36 provinsi di seluruh Indonesia. Ending-nya adalah penanaman 444.444 pohon yang nanti akan diikuti seluruh pengurus AMPG dari tingkat provinsi, kabupaten/kota hingga kecamatan dan desa," ujarnya.
Baca juga: AMPG siapkan kader politik menuju Indonesia Emas 2045
Said menegaskan penanaman pohon bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan investasi jangka panjang bagi keberlanjutan lingkungan dan kehidupan masyarakat.
Dalam tahap awal, AMPG menanam pohon beringin sebagai simbol Partai Golkar. Selain itu, gerakan tersebut juga mencakup penanaman pohon produktif dan pohon keras, seperti rambutan, durian, meranti, dan mahoni yang dinilai memiliki manfaat ekonomi maupun ekologis.
"Karena kami adalah Partai Golkar yang simbolnya pohon beringin, maka pohon beringin kami tanam. Selain itu ada pohon buah-buahan, meranti, mahoni, termasuk bibit durian Musang King yang akan ditanam di sejumlah daerah," kata Said.
Ia menambahkan seluruh program AMPG merupakan tindak lanjut arahan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia agar organisasi sayap partai tidak hanya aktif dalam kegiatan politik, tetapi juga menghadirkan program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
"Semua gerakan yang dilakukan AMPG memang harus bermanfaat. Sebagai sayap partai, apa yang diinstruksikan Ketua Umum terus kami jalankan agar Partai Golkar semakin memberikan manfaat bagi masyarakat di mana saja berada," kata Said.
Baca juga: AMPG kawal target penambahan kursi Golkar pada Pemilu 2029
Sementara itu, Ketua Penyelenggara Diklat Nasional AMPG Ilham Akbar mengatakan gerakan penghijauan tersebut sejalan dengan meningkatnya kepedulian generasi muda terhadap isu lingkungan.
"Anak-anak muda, baik Generasi Z maupun milenial, sangat peduli terhadap isu lingkungan. Karena itu, gerakan ini tidak hanya bertujuan memperkuat Partai Golkar menuju 2029, tetapi juga memastikan masa depan lingkungan tetap terjaga," ujar Ilham.
Komitmen tersebut juga mendapat dukungan dari pengurus daerah yang mengikuti Diklat Kader Muda Nasional. Perwakilan dari Papua, Kepulauan Riau, dan Sulawesi Utara menyatakan siap melaksanakan program penanaman pohon di daerah masing-masing sebagai tindak lanjut gerakan nasional yang diinisiasi PP AMPG.
Baca juga: Ketua AMPG minta kader muda Golkar perkuat pengabdian masyarakat
Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus di Jakarta, Minggu, mengatakan kader muda harus memiliki kepedulian terhadap lingkungan karena berbagai bencana alam dan kerusakan lingkungan memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
"Kami minta AMPG harus peduli dengan lingkungan. Anak-anak muda harus peduli terhadap keselamatan bangsa dan keselamatan masyarakat di mana saja berada," kata Said.
Gerakan penanaman 444.444 pohon diawali secara simbolis saat penutupan Diklat Kader Muda Nasional Gelombang III Tahun 2026 di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Minggu. Kegiatan itu menjadi penutup pendidikan dan pelatihan yang diikuti kader muda dari 36 provinsi selama lima hari.
Baca juga: Golkar minta kader muda adaptif hadapi perubahan zaman
Menurut Said, gerakan tersebut lahir dari keprihatinan atas meningkatnya berbagai bencana alam, seperti banjir bandang dan kerusakan lingkungan. Karena itu, AMPG ingin mendorong generasi muda menjadi bagian dari solusi melalui gerakan penghijauan.
Ia menjelaskan penanaman pohon akan dilaksanakan oleh seluruh jajaran AMPG mulai tingkat provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa.
"Hari ini adalah hari kelima Diklat Kader Muda Nasional Gelombang III PP AMPG yang diikuti 36 provinsi di seluruh Indonesia. Ending-nya adalah penanaman 444.444 pohon yang nanti akan diikuti seluruh pengurus AMPG dari tingkat provinsi, kabupaten/kota hingga kecamatan dan desa," ujarnya.
Baca juga: AMPG siapkan kader politik menuju Indonesia Emas 2045
Said menegaskan penanaman pohon bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan investasi jangka panjang bagi keberlanjutan lingkungan dan kehidupan masyarakat.
Dalam tahap awal, AMPG menanam pohon beringin sebagai simbol Partai Golkar. Selain itu, gerakan tersebut juga mencakup penanaman pohon produktif dan pohon keras, seperti rambutan, durian, meranti, dan mahoni yang dinilai memiliki manfaat ekonomi maupun ekologis.
"Karena kami adalah Partai Golkar yang simbolnya pohon beringin, maka pohon beringin kami tanam. Selain itu ada pohon buah-buahan, meranti, mahoni, termasuk bibit durian Musang King yang akan ditanam di sejumlah daerah," kata Said.
Ia menambahkan seluruh program AMPG merupakan tindak lanjut arahan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia agar organisasi sayap partai tidak hanya aktif dalam kegiatan politik, tetapi juga menghadirkan program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
"Semua gerakan yang dilakukan AMPG memang harus bermanfaat. Sebagai sayap partai, apa yang diinstruksikan Ketua Umum terus kami jalankan agar Partai Golkar semakin memberikan manfaat bagi masyarakat di mana saja berada," kata Said.
Baca juga: AMPG kawal target penambahan kursi Golkar pada Pemilu 2029
Sementara itu, Ketua Penyelenggara Diklat Nasional AMPG Ilham Akbar mengatakan gerakan penghijauan tersebut sejalan dengan meningkatnya kepedulian generasi muda terhadap isu lingkungan.
"Anak-anak muda, baik Generasi Z maupun milenial, sangat peduli terhadap isu lingkungan. Karena itu, gerakan ini tidak hanya bertujuan memperkuat Partai Golkar menuju 2029, tetapi juga memastikan masa depan lingkungan tetap terjaga," ujar Ilham.
Komitmen tersebut juga mendapat dukungan dari pengurus daerah yang mengikuti Diklat Kader Muda Nasional. Perwakilan dari Papua, Kepulauan Riau, dan Sulawesi Utara menyatakan siap melaksanakan program penanaman pohon di daerah masing-masing sebagai tindak lanjut gerakan nasional yang diinisiasi PP AMPG.
Baca juga: Ketua AMPG minta kader muda Golkar perkuat pengabdian masyarakat






Komentar (0)