JAKARTA, KOMPAS.com - Komedian Simson Rarameha Ngadang alias Temon meninggal dunia pada Minggu (12/7/2026) pagi akibat serangan jantung.
Di balik kiprahnya yang dikenal luas di dunia hiburan Tanah Air, Temon memilih menjalani hidup dengan sederhana.
Hingga akhir hayatnya, ia tetap tinggal di rumah masa kecilnya yang berada di Kompleks Pondok Karya Blok E Nomor 42, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.
Baca juga: Rekan Pelawak Kenang Temon Saat Melayat: Sedih, tetapi Selalu Ingat Kelucuannya
Pantauan Kompas.com di lokasi, rumah duka tersebut tampak jauh dari kesan mewah.
Dari Jalan Kapten Tendean, rumah itu harus diakses melalui sebuah gang sempit dan jembatan kecil sebelum memasuki kawasan permukiman yang padat penduduk.
Rumah-rumah di kawasan itu berdempetan satu sama lain. Di tengah permukiman terdapat sebuah lapangan bulu tangkis yang biasa digunakan warga.
Bangunan dua lantai yang ditempati Temon terlihat sudah tua.
Baca juga: Abdel Achrian Tak Hadir di Rumah Duka Temon, Sedang Ada Urusan di Amerika
Cat dindingnya memudar dan mengelupas di sejumlah bagian pilar depan.
Lantai dasar rumah peninggalan orangtuanya itu masih mempertahankan deretan pintu dan jendela berkusen kayu berwarna cokelat tua, sementara teras lantai duanya ditutupi tirai bambu.
Di halaman depan rumah terdapat lapangan bulu tangkis yang kini dipasangi kerangka tenda berbalut kain putih untuk menaungi keluarga dan para pelayat dari terik matahari.
Sebuah meja kecil dengan bingkai foto Temon yang mengenakan jas dan tersenyum juga diletakkan di depan teras rumah sebagai penghormatan terakhir.
Baca juga: Cak Lontong: Rumah Temon Jadi Saksi Awal Merintis Karier dan Lahirnya Ide Program TV
Kesederhanaan rumah itu sejalan dengan sosok Temon semasa hidup, sebagaimana diungkapkan mantan istrinya, Rina.
Menurut Rina, Temon tidak pernah mengejar kemewahan meski kariernya sempat berada di puncak.
Ia memilih tetap tinggal di rumah orangtuanya dan menjalani hidup apa adanya.
"Iya memang begitu, dia memang tinggal di sini ya, enggak pindah dari dulu, di rumah orang tuanya. Hidupnya enggak pernah yang maunya foya-foya gitu, enggak. Selalu sederhana saja tapi selalu mencukupi," kata Rina kepada Kompas.com di rumah duka, Minggu.
Komentar (0)