Beijing (ANTARA) - Kementerian Pertahanan China menyatakan pada Minggu bahwa Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) dan Angkatan Laut Rusia akan terus memperluas skala latihan gabungan.
Menurut keterangan resmi kementerian tersebut, kedua negara telah menuntaskan sesi latihan di wilayah perairan terbuka pada Sabtu (11/7).
Rangkaian latihan militer gabungan tahunan bertajuk "Naval Interaction-2026" tersebut berlangsung di Laut Kuning pada 6-13 Juli.
"Kedua belah pihak akan terus memperluas cakupan dan ruang lingkup latihan gabungan berdasarkan prinsip keterbukaan, transparansi, dan rasa saling percaya," demikian dikutip dari pernyataan resmi tersebut.
Kementerian Pertahanan China mengatakan latihan gabungan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kontribusi kedua negara dalam menjaga perdamaian dan stabilitas global.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Baca juga: China dan Rusia mulai latihan Angkatan Laut gabungan
Menurut keterangan resmi kementerian tersebut, kedua negara telah menuntaskan sesi latihan di wilayah perairan terbuka pada Sabtu (11/7).
Rangkaian latihan militer gabungan tahunan bertajuk "Naval Interaction-2026" tersebut berlangsung di Laut Kuning pada 6-13 Juli.
"Kedua belah pihak akan terus memperluas cakupan dan ruang lingkup latihan gabungan berdasarkan prinsip keterbukaan, transparansi, dan rasa saling percaya," demikian dikutip dari pernyataan resmi tersebut.
Kementerian Pertahanan China mengatakan latihan gabungan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kontribusi kedua negara dalam menjaga perdamaian dan stabilitas global.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Baca juga: China dan Rusia mulai latihan Angkatan Laut gabungan






Komentar (0)