Grid.ID – Momen pertemuan antara Ruben Onsu dengan anak-anaknya di bandara beberapa waktu lalu sempat menyita perhatian. Ruben mengaku menangkap adanya rasa kurang nyaman pada anak-anaknya akibat situasi pertemuan yang ramai dan terekspos oleh publik.
Sebagai orang tua, Ruben Onsu menyayangkan kondisi pertemuan di yang dinilainya kurang kondusif bagi kondisi psikologis anak-anaknya. Alih-alih menjadi momen melepas rindu yang hangat, situasi yang terlalu ramai justru memicu reaksi canggung dari sang buah hati.
"Seperti yang teman-teman lihat kan waktu kedatangan di bandara itu, itu reaksi yang sebenarnya saya selalu hindari," kata Ruben Onsu saat ditemui di kawasan Sudirman, Jakarta Selatan, Minggu (12/6/2026).
Kepekaan seorang ayah membuat Ruben bisa langsung membaca ekspresi dan bahasa tubuh anak-anaknya. Ayah tiga anak itu menegaskan bahwa ikatan batin antara orang tua dan anak tidak bisa dibohongi.
"Kita orang tuanya pasti kita tahu. Ketika lo bete, teman lo mungkin enggak sadar. Tapi orang tua lo pasti tahu anaknya lagi ini gitu," jelas Ruben.
Lebih lanjut, Demi menjaga tumbuh kembang dan kenyamanan batin anak-anaknya, Ruben Onsu menginginkan pertemuan yang privat secara langsung. Menurutnya, privasi dibutuhkan agar ia bisa kembali membangun kedekatan yang erat dengan anak-anak pasca perceraian dengan Sarwendah.
"Makanya saya bilang biarkan pertemuan itu antara saya dengan anak-anak dulu. Kalau langsung disaksikan seperti itu akhirnya dampaknya seperti itu," tuturnya.
Adapun saat ini, diakui Ruben bahwa fokus utamanya adalah pemulihan hubungan batin dengan anak-anaknya. Ia berharap bisa mendapatkan waktu berkualitas hanya antara dirinya dan sang buah hati.
"Posisinya adalah ingin semuanya pulih dulu. Bagaimana kedekatan saya dengan anak harus kembali lagi pulih lagi gitu," tandas Ruben.
Diketahui pertemuan di Bandara Soekarno-Hatta terjadi pada 22 Juni 2026 sebagai inisiatif Sarwendah untuk memberikan kejutan kepada Ruben Onsu yang akan berangkat Umrah. Meskipun momen tersebut mengharukan, hal ini tidak menyelesaikan kisruh hak asuh dan nafkah pasca perceraian yang membuat Ruben akhirnya menggugat hak asuh anak.(*)
Artikel Asli





Komentar (0)