Ringgo mengaku dirinya menghadapi dilema yang sama dengan karakter yang ia perankan tersebut.
“Karena waktu pertama kali baca skenarionya (Aku Sebelum Aku), terlalu relate ke banyak orang tua, terutama saya,” ungkap Ringgo dalam wawancara terbatas di Ciputat, Tangerang Selatan, belum lama ini. Batasan Memotivasi Anak Ia mengaku masih merasa bingung menentukan batasan dan cara yang tepat untuk memotivasi anak. Dilema tersebut meliputi apakah harus bersikap keras saat anak tampil kurang baik, atau bagaimana takaran motivasi yang pas tanpa bersikap berlebihan.
“Saya nggak tahu sampai sekarang cara memotivasi anak yang kadarnya tepat tuh seperti apa,” tutur Ringgo.
Dilema tersebut serupa dengan apa yang dihadapi oleh tokoh Jaya dalam film Aku Sebelum Aku. Ringgo menyebut bahwa karakter yang diperankannya itu terlihat bingung dan cenderung naif.
“Sadar sekali tujuannya baik, tapi bahasa yang dikeluarkan sama bahasa anaknya tuh beda sehingga perselisihannya sama seperti kehidupan nyata. Saya juga punya kebingungan yang sama kok,” jelas Ringgo.
Baca Juga :
Wamenkomdigi Dorong Sineas Lokal Bikin Film Keluarga yang Membekas Seumur Hidup“Lihat film ini tuh kayak bercermin dan sekaligus ada tamparan. Hati-hati ya, sebenarnya anak tuh beneran pengen memberikan yang terbaik, atau anak cuma sebagai pelengkap lo aja?” ucap Ringgo.
Selain itu, ia juga merasa bahwa film ini menjadi pengingat penting bagi para orang tua untuk mengenal anak mereka secara lebih mendalam.
“Jadi film ini sih kayak apa ya, kayak ngelihatnya tuh banyak berkaca saya tuh. Banyak berkaca untuk sekaligus jaga diri untuk supaya nggak kelewatan,” ujar Ringgo.
“Kayaknya harus lebih kenal anak deh. Itu yang paling penting,” tambahnya.
Baca Juga :
Sineas Hollywood Andrew Guerdat Tertarik dengan Animasi Indonesia Usai Nonton JumboFilm Aku Sebelum Aku menceritakan tentang seorang remaja berprestasi yang baru saja memenangkan kompetisi sekolah bergengsi, tetapi mendadak mengalami serangan panik. Di tengah tekanan yang kian menyesakkan, ia berjuang menemukan kembali dirinya sebelum ambisi sang ayah merenggangkan ikatan keluarga mereka.
Baca Juga :
Sutradara Ryan Adhriandy Kritik Kurikulum Animasi yang Minim Kelas MenulisJadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ELG)






Komentar (0)