Tanda Bahaya Kehamilan di Tiap Trimester yang Tak Boleh Diabaikan

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Moms, setiap kehamilan memang bisa menimbulkan berbagai keluhan. Namun, tidak semua gejala yang muncul merupakan hal yang normal. Beberapa di antaranya justru bisa menjadi tanda bahaya kehamilan yang membutuhkan pemeriksaan medis sesegera mungkin, agar kesehatan ibu dan janin tetap terjaga.

Dikutip dari Kementerian Kesehatan RI, mengenali tanda bahaya kehamilan sejak trimester pertama hingga trimester ketiga dapat membantu mencegah komplikasi yang lebih serius.

Sejalan dengan hal tersebut, American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) juga mengingatkan bahwa perdarahan selama kehamilan, terutama bila disertai nyeri hebat atau keluhan lain, perlu segera dievaluasi oleh tenaga kesehatan.

Berikut adalah beberapa tanda kehamilan yang penting diketahui, Moms.

Tanda Bahaya Kehamilan di Trimester Pertama

Pada trimester pertama, tubuh ibu sedang beradaptasi dengan berbagai perubahan hormon. Meski mual, lelah, atau pusing ringan masih tergolong normal, ada beberapa kondisi yang tidak boleh dianggap sepele.

Segera periksakan Ibu ke fasilitas kesehatan bila mengalami:

Keluhan-keluhan tersebut dapat menjadi tanda adanya infeksi, gangguan pada kehamilan, maupun kondisi lain yang memerlukan penanganan medis.

Tanda Bahaya Kehamilan Trimester Kedua

Memasuki trimester kedua, kondisi ibu biasanya mulai terasa lebih nyaman. Namun, bukan berarti risiko komplikasi sudah hilang.

Beberapa tanda bahaya yang perlu diwaspadai antara lain:

Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) kondisi tersebut bisa mengindikasikan infeksi, gangguan tekanan darah, hingga komplikasi kehamilan lainnya. Karena itu, ibu hamil sebaiknya tidak menunda pemeriksaan bila mengalami salah satu gejala tersebut.

Tanda Bahaya Kehamilan Trimester Ketiga

Pada trimester terakhir, pemantauan kondisi janin menjadi semakin penting. Selain memperhatikan kesehatan ibu, gerakan bayi juga perlu diamati setiap hari.

Segera cari pertolongan medis apabila mengalami:

Berkurangnya gerakan janin maupun pecahnya ketuban sebelum persalinan merupakan kondisi yang perlu segera diperiksa untuk memastikan keselamatan ibu dan bayi.

Oleh karena itu, ibu hamil dianjurkan untuk tidak menunda datang ke rumah sakit atau fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala tersebut, Moms.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pekerja Dukung Terowongan Senayan City-Plaza Senayan, Dinilai Bikin Akses Lebih Mudah
• 1 jam lalu
0
thumb
Persib Gelar Latihan Perdana, 7 Pemain Absen karena Gabung TC Timnas Indonesia
• 23 jam lalu
0
thumb
Tri Tito Sebut Sinergi Pemda-TP PKK Percepat Program Prioritas di Grassroots
• 6 jam lalu
0
thumb
Kortastipidkor Tegaskan Eks Jampidsus Febrie Hanya Tersangka Kasus PT ASABRI
• 3 jam lalu
0
thumb
Sentil Duit Kabur ke Luar Negeri, Prabowo Jagokan Koperasi Jadi Juru Selamat Ekonomi RI
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.