Pantau - Anggota Komisi VII DPR RI Siti Mukaromah mendorong Festival dan Grebeg Suran Baturraden di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) mulai 2027 untuk memperkuat promosi pariwisata, budaya, ekonomi kreatif, dan UMKM daerah.
"Dorongan itu sudah beberapa kali saya sampaikan kepada Kementerian Pariwisata, karena Grebeg Suran memiliki potensi besar menjadi agenda nasional. Harapannya, mulai 2027 kegiatan ini masuk KEN, sehingga promosi Baturraden semakin luas," ungkap Siti Mukaromah.
Dinilai Miliki Potensi Besar untuk PariwisataSiti Mukaromah menilai Grebeg Suran merupakan agenda rutin yang memiliki nilai strategis sebagai sarana pelestarian budaya sekaligus memperkuat Baturraden sebagai ikon pariwisata Kabupaten Banyumas yang telah dikenal di tingkat nasional maupun mancanegara.
Menurutnya, Baturraden memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai pusat pariwisata yang mampu menggerakkan sektor ekonomi kreatif, UMKM, transportasi, infrastruktur, serta industri pendukung lainnya.
Ia mengatakan arah pengembangan tersebut sejalan dengan konsep ekosistem pariwisata dalam pembaruan Undang-Undang Kepariwisataan yang menempatkan pariwisata tidak hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai penggerak aktivitas ekonomi masyarakat.
"Kita berharap lahir kerja sama dan sinergi yang lebih luas, bukan hanya destinasi, tetapi juga budaya, ekonomi kreatif, UMKM, transportasi, infrastruktur, dan edukasi masyarakat," ujarnya.
Siti berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat terus diperkuat agar sektor pariwisata mampu menjadi salah satu solusi dalam memperkuat ekonomi masyarakat.
Wisatawan Mancanegara Ikut Menari LenggerDalam Festival dan Grebeg Suran Baturraden 2026, Siti Mukaromah turut menari lengger bersama para penampil yang juga diikuti wisatawan mancanegara.
Menurutnya, antusiasme wisatawan asal Eropa yang ikut menari menunjukkan kesenian lengger telah menjadi daya tarik budaya Banyumas di tingkat internasional.
"Saya melihat wisatawan dari Eropa ikut menari dengan sangat enerjik. Ini menandakan budaya Banyumas bukan hanya dicintai masyarakat Banyumas, juga masyarakat nasional dan internasional. Karena itu, mari kita cintai budaya yang kita miliki," katanya.
Dalam sambutannya, legislator yang akrab disapa Erma itu mengajak masyarakat terus nguri-uri budaya, menjaga destinasi wisata, serta mengembangkan UMKM sebagai bagian dari ekosistem pariwisata.
Ia menilai Kabupaten Banyumas memiliki kekayaan seni, budaya, dan destinasi wisata yang menjadi modal besar untuk mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
"Hari ini pariwisata dengan ekosistemnya sudah ditunjukkan. Kembangkan dan sejahterakan masyarakat melalui UMKM dengan hadirnya destinasi pariwisata beserta seluruh ekosistemnya," ungkapnya.
Festival dan Grebeg Suran Baturraden 2026 diselenggarakan sebagai upaya melestarikan tradisi masyarakat sekaligus memperkuat daya tarik wisata Banyumas melalui kolaborasi pemerintah daerah, pelaku seni budaya, komunitas, dan masyarakat.





Komentar (0)