Kasus pemerkosaan terhadap gadis remaja yang melibatkan 27 orang di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, tengah diusut. Polisi mengungkap peran-peran bejat yang dilakukan 12 pelaku yang saat ini telah ditangkap.
Kapolres Sampang AKBP Hartono mengatakan satu pelaku berinisial AP (17) diduga menjadi otak dan pemicu rangkaian pemerkosaan kepada korban. AP awalnya berkenalan dengan korban hingga mengajak bertemu.
"Saat korban berada di taman, waktu itu sekitar bulan Februari, awal mulanya berkenalan dengan seseorang berinisial AP, dan mengajaknya jalan-jalan (hingga terjadi rudapaksa)," kata Hartono dilansir detikJatim, Minggu (12/7/2026).
Perbuatan bejat AP itu tidak berhenti hanya sekali. Dia kemudian menceritakan aksinya itu kepada sejumlah temannya. AP juga mengajak beberapa temannya untuk memperkosa korban.
"Selanjutnya si AP (tersangka) ini kembali mengajak teman-temannya melakukan rudapaksa ini," terangnya.
Berdasarkan hasil penyidikan, pemerkosaan terhadap remaja 15 tahun itu terjadi sebanyak enam kali dalam kurun Februari-Juni 2026. Dalam enam peristiwa tersebut, tersangka AP diketahui beberapa kali turut terlibat.
Sebanyak 15 pelaku saat ini masih berstatus buron. Polisi telah mengultimatum mereka agar segera menyerahkan diri.
Baca selengkapnya di sini
(ygs/gbr)






Komentar (0)