Kontrak Batu Bara Baru 144 Juta Ton, ESDM Minta PLN Percepat Pengiriman ke PLTU

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meminta PT PLN (Persero) mempercepat penyelesaian kontrak penugasan batu bara setelah realisasi kontrak hingga Mei 2026 baru mencapai 144 juta metrik ton. Langkah tersebut diperlukan agar pasokan batu bara segera direalisasikan menjadi pengiriman ke pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).

Untuk memenuhi kebutuhan batu bara PLN sebesar 154 juta metrik ton pada 2026, Ditjen Minerba telah memberikan penugasan kepada badan usaha pertambangan yang telah memiliki Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) dengan total volume mencapai 212 juta metrik ton.

Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Tri Winarno mengatakan, penugasan tersebut merupakan langkah pemerintah untuk memastikan kecukupan dan keberlanjutan pasokan batu bara bagi PLTU PLN.

"Ditjen Minerba secara berkala melakukan pemantauan terhadap kepatuhan pelaksanaan DMO (Domestic Market Obligation), baik untuk sektor kelistrikan maupun nonkelistrikan. Untuk memenuhi kebutuhan PLN sebesar 154 juta metrik ton, kami telah memberikan penugasan kepada badan usaha pertambangan dengan total volume 212 juta metrik ton," kata Tri dalam keterangan resmi, Sabtu (11/7).

Hingga Mei 2026, sebanyak 144 juta metrik ton penugasan telah dikontrakkan, dengan perkiraan realisasi pengiriman mencapai 130,5 juta metrik ton. Menurut Tri, PLN perlu mempercepat penyelesaian kontrak agar penugasan batu bara dapat segera direalisasikan menjadi pengiriman ke PLTU.

"Kontrak menjadi dasar pelaksanaan pengiriman batu bara ke PLTU. Karena itu, kami terus mendorong PLN EPI (Energi Primer Indonesia) untuk mempercepat proses kontrak sehingga penugasan yang telah diberikan dapat segera direalisasikan menjadi pengiriman," katanya.

Tri menambahkan, Ditjen Minerba terus berkoordinasi dengan PLN EPI dan badan usaha pertambangan untuk memastikan pasokan batu bara ke PLTU tepat waktu, sesuai volume, dan memenuhi spesifikasi.

"Pemerintah terus memastikan agar kebutuhan batu bara PLN pada semester II 2026 dapat dipenuhi sesuai jadwal dan spesifikasi pembangkit. Untuk itu, koordinasi dan percepatan penyelesaian kontrak perlu terus dilakukan," tegas Tri.

Melalui penguatan pemantauan dan percepatan kontrak, Kementerian ESDM berkomitmen menjaga keandalan pasokan batu bara bagi sektor kelistrikan nasional serta memastikan pelaksanaan kewajiban pemenuhan kebutuhan batu bara dalam negeri berjalan secara konsisten dan terukur.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Dokter Tifa Jadi Kelinci Percobaan? Materi Dakwaan Bocor ke Roy Suryo Sebelum Sidang
• 20 jam lalu
0
thumb
Resmi! Ole Romeny Gabung Fortuna Sittard di Eredivisie dengan Status Pinjaman, Main Bareng Justin Hubner
• 22 jam lalu
0
thumb
Babak 1 Norwegia Vs Inggris: Gol Spektakuler Schjelderup Dibalas Bellingham, Kedua Tim Sama Kuat
• 13 jam lalu
0
thumb
Sendiri Bukan Berarti Kesepian
• 14 jam lalu
0
thumb
Marselino Ferdinan dan Sayuri Bersaudara, Pemain yang Diharapkan Shin Tae-yong Gabung Persija Jakarta
• 50 menit lalu
0
Berhasil disimpan.