Wisuda Jadi Kado Terakhir, Sang Putri Tak Sangka Temon Pergi Begitu Cepat Usai Rayakan Kelulusannya

grid.id
4 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID – Kabar duka menyelimuti panggung hiburan Indonesia. Komedian senior Simson Rarameha Ngadang, atau yang akrab disapa Temon Templar, meninggal dunia pada Minggu (12/7/2026) pagi.

Kepergiannya menyisakan duka mendalam, terutama bagi putri kelimanya, Rambu, yang baru saja merasakan kebahagiaan merayakan kelulusan kuliah bersama sang ayah.

Momen wisuda yang seharusnya menjadi lembaran baru kehidupan Rambu, kini justru menjadi kenangan terakhir yang paling berharga. Rambu tak menyangka, kebersamaan mereka saat merayakan kelulusan adalah kado perpisahan dari sang ayah.

"Bersyukur banget yang kemarin itu wisuda akhirnya kayak ngumpul bareng semua, foto bareng. Kayak enggak nyangka saja," ungkap Rambu saat ditemui di rumah duka di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

Unggahan Terakhir Penuh Kebanggaan

Kebahagiaan Temon atas keberhasilan putrinya pun sempat ia bagikan melalui akun Instagram pribadinya, @temontemplar27. Dalam unggahan terakhirnya pada 24 Juni lalu, Temon memamerkan foto dirinya bersama Rambu yang mengenakan baju toga lengkap dengan buket bunga di tangan.

Temon tampak tersenyum lebar sambil mengacungkan jempol, memperlihatkan rona bahagia yang luar biasa. Caption yang ditulisnya pun sangat menyentuh sekaligus membanggakan.

"Anak gue wisuda, cumlaude coy," tulis Temon singkat namun penuh makna.

Sosok Ayah yang Peduli Pendidikan

Di mata Rambu, Temon bukan sekadar komedian yang lucu di layar kaca, melainkan sosok ayah hebat yang sangat peduli dengan pendidikan anak-anaknya. Sejak kecil, Temon-lah yang menjadi guru bagi Rambu di rumah.

 

"Dulu juga yang sering ngajarin sekolah, belajar, tuh Papa sih yang ngajarin. Kayak kalau ada PR bingung nih, enggak tahu cara nyelesainnya gimana, Papa yang ngasih tahu, Papa yang ajarin," kenang Rambu.

Kronologi Kepergian yang Mendadak

Rambu menceritakan bahwa kepergian ayahnya berlangsung sangat cepat. Ia mendapatkan kabar pertama kali dari saudara-saudaranya saat Temon dilarikan ke rumah sakit pada pagi hari.

"Saya kurang tahu spesifiknya, tapi saya dikabarin sekitar jam 8 lewat, jam setengah 9-an. Yang ngabarin kakak-abang saya ngabarin Papa masuk rumah sakit gitu. Terus pas ditelepon. Pas telepon lagi mau ngabarin lagi OTW dikabarinnya sudah enggak ada," tuturnya.

Mengenai kondisi kesehatannya, Rambu menyebut ayahnya memiliki riwayat darah tinggi. Namun, Temon adalah tipe orang yang selalu ingin terlihat kuat di depan anak-anaknya.

"Saya tahunya punya darah tinggi sih. Enggak, Papa tuh enggak pernah ngeluh kalau sakit. Sering dipendam. Di depan saya kayak ya sudah kuat gitu," pungkas Rambu. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Cak Imin Sindir Gus Yahya Tak Beri Perubahan untuk PBNU: Butuh Pemimpin Baru yang Fresh
• 5 jam lalu
0
thumb
Pelayat Mulai Berdatangan ke Rumah Duka Temon, Keluarga Menangis
• 5 jam lalu
0
thumb
Qarrar Firhand Ukir Sejarah untuk Indonesia, Juara WSK Euro Series 2026 Sebelum Naik ke Formula 4
• 18 jam lalu
0
thumb
Prabowo Optimistis Koperasi Akan Bangkit, Tak Bawa Uang Keluar Indonesia
• 1 jam lalu
0
thumb
Komisi III DPR Yakin Plt Jampidsus Kejagung Kerja All Out: Tugas Anda Berat
• 22 jam lalu
0
Berhasil disimpan.