Menteri UMKM: Pendapatan Ojol tak Turun Usai Komisi Aplikator Dipangkas Jadi 8 Persen

republika.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman mentatakan bahwa pendapatan ojek online (ojol) tidak turun setelah pemberlakuan kebijakan pembagian komisi 92 persen untuk driver dan 8 persen untuk aplikator.

"Saya telah menanyakan bahwa ada isu dengan komisi mereka ditambahkan 92 persen justru pendapatan malah makin kecil. Kita tanyakan sama mereka, tidak juga," kata Menteri UMKM, Maman Abdurrahman dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Ahad (12/7/2026).

Baca Juga
  • Soekarno-Hatta Bersiap Tembus 10 Bandara Terbaik Dunia
  • Komedian Temon Meninggal Dunia pada Usia 60 Tahun
  • Pekan Depan, Harga Emas Diprediksi Rp 2,57—Rp 2,8 Juta per Gram

Ia mengaku telah mengkonfirmasi 19 komunitas dan asosiasi ojol dari berbagai daerah. Hasilnya, mayoritas driver ojol mengaku bersyukur dengan kebijakan yang diusung langsung oleh Presiden Prabowo tersebut.

Ia menambahkan jika ada driver yang merasakan penurunan penghasilan dalam satu pekan terakhir, hal itu bukan disebabkan perubahan pembagian komisi, melainkan karena masa libur sekolah dan libur perkuliahan. "Sebagian dari mereka mengatakan alhamdulillah oke, tapi mungkin ada juga yang menurun, harus dilihat sekarang lagi liburan sekolah. Kan sekarang lagi liburan sekolah, terus juga mahasiswa ada juga sebagian yang libur, artinya itu bukan semata-mata karena masalah pembagian komisi," katanya.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Sementara itu, mitra pengemudi ojol, Reza, mengatakan bahwa manfaat dari kebijakan komisi 8 persen ini sudah dirasakan langsung di lapangan, dan mengapresiasi kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan mitra ojol.

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : ANTARA
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Ini Alasan Ole Romeny Pindah dari Oxford United ke Fortuna Sittard
• 6 jam lalu
0
thumb
Head to Head Argentina vs Swiss: Albiceleste Tak Tersentuh Kekalahan, Messi Pernah Hattrick
• 20 jam lalu
0
thumb
Ontologi, Epistemologi, dan Aksiologi Pemikiran Natsir
• 6 jam lalu
0
thumb
Sepupu Alexis Mac Allister Beri Dukungan Penuh untuk Argentina di Piala Dunia 2026, Gelandang Persib Optimistis Singkirkan Swiss
• 20 jam lalu
0
thumb
[FULL] Komisi III DPR Respons Penetapan Dua Tersangka Kasus Korupsi & TPPU
• 20 jam lalu
0
Berhasil disimpan.