Media sosial mendadak gempar setelah ramai warga yang melaporkan melihat benda bercahaya melintas di langit Cirebon pada Sabtu (11/7) pukul 21.00 WIB. Fenomena tersebut juga disusul oleh suara dentuman keras yang disertai getaran.
Hampir seluruh wilayah Cirebon, mulai dari sektor barat hingga ujung timur, melaporkan kesaksian yang sama.
Bahkan, kehebohan ini meluas hingga ke wilayah tetangga. Warga di wilayah Kuningan dikabarkan juga sempat menyaksikan benda yang diduga meteor tersebut.
Secara umum, kesaksian warga di media sosial mengatakan benda bercahaya itu berwarna hijau terang. Benda itu kemudian menghilang di cakrawala.
Namun, ada beberapa warga di wilayah lain menyebut cahaya tersebut memiliki rona kebiruan yang pekat. Ada pula yang melaporkan melihat guratan warna merah di bagian ekor benda langit tersebut.
BMKG: Bukan Fenomena CuacaKepala BMKG Stasiun Meteorologi Kertajati, Muhammad Syifa'ul Fuad, menegaskan bahwa berdasarkan pantauan radar BMKG, kondisi cuaca di wilayah Cirebon dan sekitarnya pada malam kejadian terpantau sangat cerah. Cahaya yang dilihat warga dipastikan bukan petir.
"Sementara data cuaca tidak menunjukkan data signifikan seperti petir akibat awan cumulonimbus, tidak ada. Kondisi cuaca (Cirebon) cerah," ungkap Fuad saat dihubungi kumparan. Minggu (12/7).
Namun, Fuad tidak bisa menjelaskan lebih lanjut terkait benda bercahaya itu. Menurutnya hal itu perlu dikonfirmasi ke Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
"Kalau dari fenomena BMKG ya kaitannya dengan cuaca. Nah, kalau kaitannya benda antariksa kami tidak tahu, karena itu ranahnya BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional)," ucapnya.






Komentar (0)