Aktivis Anti Korupsi: Isu Perjalanan Menteri PU Digiring Opini Tanpa Dasar

disway.id
8 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Anshor Mukmin, Aktivis Anti Korupsi menyoroti polemik mengenai rencana kunjungan Menteri Pekerjaan Umum ke Amerika Serikat perlu disikapi secara jernih dan proporsional.

Masyarakat seharusnya tidak terpengaruh dengan opini yang tampak digiring oleh pihak tertentu menjadi polemik yang sifatnya asumtif dan spekulatif.

“Persoalan perjalanan dinas yang menjadi polemik sesungguhnya hanya persoalan isu administratif yang kemudian digiring seolah-olah menjadi tuduhan penyalahgunaan keuangan negara yang tidak berdasar.”, ungkapnya.

Sekjen Komite Anti Korupsi Indonesia ini menyampaikan bahwa pernyataan resmi Kementerian Pekerjaan Umum telah menegaskan bahwa apabila anggota keluarga turut dalam perjalanan tersebut, seluruh pembiayaannya menggunakan dana pribadi dan tidak bersumber dari APBN.

Penjelasan tersebut merupakan klarifikasi resmi yang harus dihormati dalam kerangka negara hukum.

BACA JUGA:Ramai Beredar Nama-Nama PNS Dimutasi Usai Bocornya Kabar Menteri PU Dody ke New York, Masa Kerja Belasan Tahun

“Saya rasa pernyataan resmi kementerian PU melalui Sekjen sudah sangat clear bahwa perjalanan keluarga Menteri PU tidak menggunakan APBN. Keterbukaan ini saya rasa perlu kita apresiasi bersama.”, tambahnya

Dalam perspektif hukum administrasi negara, pencantuman nama anggota keluarga dalam proses administrasi perjalanan, termasuk pengurusan visa, tidak otomatis menunjukkan adanya pelanggaran hukum.

“Saya berpendapat bahwa penilaian mengenai ada atau tidaknya penyalahgunaan wewenang harus didasarkan pada fakta, dokumen, dan mekanisme audit yang dapat dipertanggungjawabkan. Bukan sekadar asumsi yang terus digaungkan hingga membentuk persepsi di ruang publik," ungkap mantan aktivis mahasiswa ini.

Namun disisi lain sebagai negara demokrasi kritik terhadap penyelenggara negara tetap merupakan bagian penting dari demokrasi yang patut kita hormati.

BACA JUGA:5 Bendungan Diresmikan Presiden, Menteri PU Optimalkan Jaringan Irigasi sampai ke Sawah

“Kita patut menghormati kritik oleh masyarakat, namun akan lebih bernilai apabila berorientasi pada penguatan tata kelola pemerintahan, bukan pada pembentukan opini yang menyerang karakter seseorang, yang mengedepankan penghakiman diruang publik tanpa dasar," pungkasnya.

 


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Di Sela Konsolidasi IAS, Muhiddin Sampaikan Pesan Ketum Jelang Musda Golkar Sulsel
• 12 jam lalu
0
thumb
Kapolda Sumsel & Forkopimda Sapa Ribuan Peserta Sumsel Bhayangkara Run
• 9 jam lalu
0
thumb
26 delegasi negara sahabat hadiri peringatan KAA 2026 di Kota Bandung
• 15 jam lalu
0
thumb
Hilirisasi Nikel Butuh Tambahan Pasokan, Relaksasi Kuota Dinilai Masih Kurang
• 5 jam lalu
0
thumb
Inggris Lolos Semifinal, Tuchel Bilang Beruntung, tapi Langsung Gertak Argentina dan Swiss
• 11 jam lalu
0
Berhasil disimpan.