VIVA – Jude Bellingham menjadi pusat perhatian usai membawa Inggris menyingkirkan Norwegia pada babak perempat final Piala Dunia 2026. Penampilan gemilang gelandang Real Madrid itu bahkan membuat Harry Kane mulai kehilangan sorotan sebagai pemain paling berpengaruh di skuad The Three Lions.
Inggris memastikan tiket semifinal setelah menang dramatis 2-1 melalui babak perpanjangan waktu. Dua gol kemenangan The Three Lions seluruhnya diborong oleh Bellingham.
Usai peluit panjang berbunyi, puluhan ribu suporter Inggris yang memadati stadion kompak menyanyikan lagu Hey Jude sebagai bentuk penghormatan kepada sang bintang. Nyanyian tersebut menggema di seluruh stadion, menandai betapa besarnya peran Bellingham dalam perjalanan Inggris di Piala Dunia 2026.
Norwegia sempat mengejutkan Inggris lewat gol Andreas Schjelderup pada babak pertama. Namun, ketika timnya berada dalam tekanan, Bellingham kembali tampil sebagai pembeda.
Menjelang turun minum, pemain berusia 23 tahun itu menyambut umpan Anthony Gordon sebelum menusuk ke kotak penalti dan melepaskan tembakan kaki kiri yang tak mampu dihentikan kiper Norwegia.
Gol tersebut menjadi titik balik permainan Inggris.
Saat laga memasuki babak tambahan waktu dan kondisi fisik para pemain mulai terkuras akibat cuaca panas di Miami, Bellingham lagi-lagi muncul sebagai penyelamat.
Ia dengan sigap menyambar bola muntah hasil tepisan kiper Orjan Nyland untuk membawa Inggris berbalik unggul 2-1 sekaligus memastikan langkah ke semifinal.
Tambahan dua gol itu membuat koleksi Bellingham di Piala Dunia 2026 menjadi enam gol, menyamai torehan Harry Kane dalam daftar pencetak gol Inggris di turnamen ini.
Tak hanya itu, Bellingham juga menyamai rekor legenda Inggris Gary Lineker sebagai pemain dengan gol non-penalti terbanyak untuk Inggris dalam satu turnamen besar.
Meski Harry Kane masih mengenakan ban kapten, pengaruh Bellingham di lapangan terlihat semakin dominan. Ia tak hanya menjadi pencetak gol, tetapi juga terus memimpin rekan-rekannya menekan lawan hingga menit-menit akhir pertandingan.
Pelatih Thomas Tuchel pun memberikan pujian setinggi langit kepada anak asuhnya tersebut.
"Sudah cukup banyak yang bisa dikatakan tentang dia. Dia melakukannya di setiap pertandingan. Kelas dunia," ujar Tuchel.






Komentar (0)