Grid.ID - Dedi Mulyadi bantah kabar soal Pemprov Jabar ubah nama Provinsi Jawa Barat jadi Provinsi Sunda atau Pasundan. Hal ini sebelumnya sempat disinggung oleh Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat Erwan Setiawan.
Yang mengatakan menanggapi soal usulan ubah nama Provinsi Jawa Barat Jadi Provinsi Sunda Erwan juga mengatakan dirinya menghormati proses yang sedang berjalan. Dan terkait usulan itu, ia menyerahkannya kepada Dedi Mulyadi.
"Saya serahkan sepenuhnya kepada Pak Gubernur, karena memang Pak Gubernur yang punya kebijakan," ujar Erwan dikutip Grid.ID dari Kompas.com, Rabu (8/7/2026).
Kendati demikian, meski wewenang ada di tangan Dedi Mulyadi, masyarakat juga berhak memberikan penilaian terhadap wacana yang sedang berkembang.
"Kita berproses saja. Silakan nanti masyarakat menilai sendiri bagaimana tanggapan-tanggapannya, juga nanti ini kan masih proses.
Jadi kita tidak perlu menanggapi terlalu berlebihan. Ya, nanti kita ikuti sajalah," ungkap Erwan Setiawan.
Sementara itu, setalahnya Dedi Mulyadi bantah kabar soal Pemprov Jabar ubah nama Provinsi Jawa Barat. Menurutnya, isu yang beredar itu tidak benar dan bukan berasal dari pemerintah daerah
"Kami tegaskan bahwa ada yang melempar wacana membuat cerita-cerita di media sosial, akan ada perubahan nama Jawa Barat jadi Tatar Sunda.
Saya katakan seluruh rangkaian itu adalah karangan orang lain.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan fokus terus bekerja, tidak akan mengurusi perubahan nama. Namanya tetap Jawa Barat," beber Dedi Mulyadi dikutip dari Instagram @dedimulyadi71, Jumat (10/7/2026).
Penegasan serupa juga disampaikan Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Ono Surono. Menurut Ono, kabar yang menyebut DPRD telah mengusulkan perubahan nama Jawa Barat tidak sesuai dengan fakta.
"Saya tegaskan kembali bahwa tidak ada usulan resmi, baik dari Gubernur Jawa Barat maupun dari DPRD Jawa Barat terkait hal ini," ujar Ono.
Terakhir selain Dedi Mulyadi bantah kabar soal Pemprov Jabar ubah nama Provinsi Jawa Barat, Erwan Setiawan mengatakan usulan ubah nama Provinsi Jawa Barat jadi Provinsi Sunda juga masih dalam proses kajian. Itulah sebabnya, Erwan Setiawan tak bisa memberikan tanggapan lebih lanjut.
Karena pada akhirnya keputusan itu tidak akan keluar dari dirinya. Melainkan di tangan Dedi Mulyadi selaku Gubernur Jawa Barat.
"Itu kan sepenuhnya ada pada Pak Gubernur. Saya tidak bisa memberikan tanggapan-tanggapan yang melebihi kapasitas saya sebagai wakil," tandas Erwan dikutip dari TribunJabar.id. (*)
Artikel Asli





Komentar (0)