TANGERANG, KOMPAS.com - Kebakaran yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Selasa (30/6/2026) akhirnya dinyatakan padam setelah 11 hari membara.
Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada Jumat (10/7/2026), setelah melibatkan penanganan terpadu dari berbagai instansi dengan metode darat hingga udara.
Seiring padamnya kebakaran, seluruh warga yang sebelumnya mengungsi akibat kepulan asap telah kembali ke rumah masing-masing.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang Achmad Taufik mengatakan, status kebakaran dinyatakan padam setelah dilakukan evaluasi bersama Pemerintah Kabupaten Tangerang, Kementerian Kehutanan, dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
"Pada Jumat, 10 Juli 2026 sekitar pukul 14.00 WIB dilakukan konferensi pers bersama Pak Bupati, Direktur Kementerian Kehutanan, dan Direktur PDW 2 BNPB bahwa kondisi TPA Jatiwaringin sudah padam dan sudah tidak ada warga yang dievakuasi," ujar Taufik saat dihubungi Kompas.com melalui WhatsApp, Sabtu (11/7/2026).
Baca juga: Kebakaran TPA Jatiwaringin Padam, Pendinginan Dilanjut hingga 14 Juli
Meski api telah dinyatakan padam, BPBD belum menghentikan penanganan di lapangan.
Petugas masih melakukan penyiraman hingga empat hari ke depan atau sampai Selasa (14/7/2026) sebagai langkah antisipasi agar tidak muncul kembali titik api maupun asap dari dalam timbunan sampah.
"Pemadaman lewat darat yang dilakukan Unit Damkar BPBD tetap dilakukan penyiraman dibantu petugas DLHK dalam upaya mengantisipasi jangan ada lagi timbul api atau asap baru selama empat hari ke depan," kata Taufik.
KOMPAS.com/INTAN AFRIDA RAFNI Jarak pandang di TPA Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, terbatas akibat asap tebal yang muncul karena kebakaran sejak Selasa (30/6/20206).
Ia memastikan seluruh warga yang sebelumnya dievakuasi kini sudah kembali ke rumah masing-masing.
Warga di sekitar TPA juga tidak lagi diwajibkan mengenakan masker karena kualitas udara mulai membaik.
Namun, petugas kesehatan masih disiagakan untuk memantau kondisi kesehatan masyarakat.
"Petugas kesehatan tetap stay di posko," ucap Taufik.
Kronologi Awal Kebakaran
Kebakaran TPA Jatiwaringin cepat meluas hingga menghanguskan sekitar 15 hektar dari total luas TPA yang mencapai 33 hektar.
Memasuki hari kedua, kepulan asap tebal semakin meluas hingga mengganggu aktivitas masyarakat.
Komentar (0)