Produksi Minyak UEA Cetak Rekor Tertinggi 4,1 Juta Bph usai Keluar dari OPEC

idxchannel.com
20 jam lalu
Cover Berita

Produksi minyak mentah Uni Emirat Arab (UEA) mencapai rekor tertinggi sepanjang masa pada Juni 2026.

Produksi Minyak UEA Cetak Rekor Tertinggi 4,1 Juta Bph usai Keluar dari OPEC.

IDXChannel - Produksi minyak mentah Uni Emirat Arab (UEA) mencapai rekor tertinggi sepanjang masa pada Juni 2026. Abu Dhabi bergerak lebih agresif daripada produsen Teluk lainnya untuk memulihkan pasokan yang terganggu oleh perang Iran

Menurut Badan Energi Internasional (IEA), UEA memompa rata-rata 4,1 juta barel per hari (bph) bulan lalu, melampaui rekor sebelumnya sebesar 4 juta bph yang dicatat pada 2020.

Baca Juga:
Pertamina Terapkan Teknologi CEOR Perdana di Lepas Pantai, Siap Tingkatkan Produksi Minyak

Peningkatan ini terjadi setelah keluarnya UEA dari Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) pada akhir April, yang memungkinkan negara tersebut untuk mengejar rencana ekspansi produksi tanpa batasan dari kelompok tersebut.

Abu Dhabi telah mengerahkan armada tankernya sendiri dan menyewa kapal tambahan, termasuk kapal yang dioperasikan oleh Sinokor Group yang berbasis di Korea Selatan, untuk mengangkut minyak mentah dari Teluk Persia.

Baca Juga:
Harga Minyak Naik 5 Persen Sepekan di Tengah Memanasnya Konflik Timur Tengah

Beberapa kapal dilaporkan berlayar dengan transponder Sistem Identifikasi Otomatis (AIS) dimatikan, sehingga pergerakan mereka lebih sulit dilacak.

Sebagian besar pemulihan produksi UEA terjadi sebelum serangan baru terhadap kapal-kapal komersial di Selat Hormuz pekan ini kembali mengganggu lalu lintas melalui jalur air strategis tersebut.

Baca Juga:
Harga Minyak Stabil, Konflik AS-Iran Belum Ganggu Pasokan

Ketegangan kembali meningkat setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan gencatan senjata dengan Iran telah berakhir, menyusul pertukaran serangan yang kembali terjadi antara kedua negara.

Pasukan AS menargetkan lokasi di Iran selama dua hari berturut-turut, sementara Teheran melakukan serangan terhadap Bahrain dan Kuwait. (Wahyu Dwi Anggoro)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Mengapa Ganti Rugi Lahan Normalisasi Ciliwung Berbeda-beda? Ini Penjelasan Pemprov DKI
• 2 jam lalu
0
thumb
Erling Haaland dan Jude Bellingham Buktikan Persahabatan di Tengah Rivalitas
• 1 jam lalu
0
thumb
Soal Keberadaan Febrie Adriansyah, Ini Jawaban Rudi Margono
• 17 jam lalu
0
thumb
Piala Dunia 2026: Belgia Tersingkir, De Bruyne Janji Bangkit dengan Napoli
• 11 jam lalu
0
thumb
Cicilan Kebanyakan Bikin Bokek? Ini Rumus Aman Biar Gak Tekor-Edukasi Ekonomi
• 1 jam lalu
0
Berhasil disimpan.