Bangun 29 Bendungan dalam Satu Dekade, Waskita Karya Perkuat Ekosistem Pertumbuhan Ekonomi Nasional

kompas.com
22 jam lalu
Cover Berita

KOMPAS.com - PT Waskita Karya (Persero) Tbk terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun infrastruktur. 

Tidak hanya berfungsi sebagai aset fisik, Waskita Karya juga menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta penciptaan pusat-pusat ekonomi baru di berbagai daerah.

Melalui pembangunan bendungan, jaringan irigasi, dan berbagai infrastruktur sumber daya air di seluruh Indonesia, perseroan menghadirkan manfaat yang jauh melampaui fungsi utamanya sebagai penyedia air baku, irigasi, pengendali banjir, maupun pembangkit energi. 

Infrastruktur tersebut kini berkembang menjadi katalis kelahiran kawasan wisata baru, tumbuhnya usaha mikro kecil menengah (UMKM) lokal, meningkatnya investasi daerah, serta terbukanya lapangan kerja yang memberikan dampak ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat.

Teranyar, Presiden Prabowo Subianto meresmikan sejumlah bendungan di Tanah Air. Menurutnya, seluruh bendungan tersebut menggunakan investasi senilai Rp 9,79 triliun. Dengan dukungan teknologi dan benih terbaik, negara dapat menghasilkan 1 juta ton beras.

Baca juga: Raih Kontrak Rp 2,1 Triliun, Waskita Pakai Robot Pengatur Trafik Tol Yogyakarta-Bawen Seksi 3

"Saudara-saudara, saya titip jaga bendungan-bendungan ini dengan baik. Kelola dengan baik, rawat dengan baik, pastikan bahwa air yang dibutuhkan sampai ke para petani," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Minggu (11/7/2026).

Corporate Secretary Waskita Karya Ermy Puspa Yunita mengatakan, pembangunan 29 bendungan di berbagai wilayah Indonesia dalam 10 tahun terakhir mencerminkan komitmen perusahaan dalam menciptakan nilai ekonomi melalui pembangunan infrastruktur sumber daya air. 

Bagi Waskita Karya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari selesainya sebuah proyek, tetapi dari besarnya nilai ekonomi, sosial, dan lingkungan yang terus dihasilkan bagi Indonesia dalam jangka panjang.

Dia menegaskan, bendungan dan jaringan irigasi bukan sekadar proyek konstruksi. 

“Infrastruktur tersebut menjadi fondasi ketahanan pangan dan ketahanan air nasional, sekaligus membuka peluang pertumbuhan baru bagi sektor pariwisata, perikanan darat, ekonomi kreatif, UMKM, hingga investasi di daerah,” jelasnya. 

Baca juga: HUT Ke-499 Jakarta, Waskita Ungkap Jejak Karya yang Membentuk Wajah Ibu Kota

Dia berharap, setiap bendungan yang dibangun Waskita Karya mampu menciptakan multiplier effect yang terus berkembang selama puluhan tahun dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat maupun perekonomian nasional. 

“Inilah nilai tambah yang selalu kami upayakan dalam setiap proyek yang dikerjakan Waskita Karya,” ujarnya.  

Jadi magnet wisatawan

Hingga kini, sedikitnya tujuh bendungan hasil karya Waskita telah berkembang menjadi destinasi wisata yang dikelola masyarakat dan pemerintah daerah (pemda). 

Ketujuh bendungan itu adalah Bendungan Jlantah dan Bener di Jawa Tengah, Bendungan Leuwikeris di Jawa Barat, Bendungan Karian di Banten, Bendungan Margatiga di Lampung, Bendungan Tapin di Kalimantan Selatan, serta Bendungan Temef di Nusa Tenggara Timur.

Keberadaan sejumlah bendungan tersebut mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi baru melalui usaha kuliner, homestay, penyewaan perahu wisata, pusat oleh-oleh, jasa transportasi lokal, kawasan rekreasi keluarga, hingga pemberdayaan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). 

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Baca juga: Bangun Sekolah Rakyat di Papua Senilai Rp 1,07 Triliun, Waskita Karya Perkuat Akses Pendidikan di Indonesia Timur


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Fortuna Sittard Rekrut Ole Romeny untuk Pertajam Lini Depan pada Musim 2026/2027
• 7 jam lalu
0
thumb
Tiga Petinju Indonesia Berburu Tiket Final pada Asian Boxing U19 dan U23 Championship 2026 di Jakarta
• 11 jam lalu
0
thumb
Produktivitas Gol Lionel Messi Terhenti di Babak Perempat Final Piala Dunia 2026
• 5 jam lalu
0
thumb
Abdel Bagikan Kabar Duka, Komedian Temon Meninggal Dunia Diduga karena Serangan Jantung
• 5 jam lalu
0
thumb
Simak, Hari Ini Tujuh Rute Transjakarta di Koridor 13 Mengalami Perubahan
• 13 jam lalu
0
Berhasil disimpan.