KAI Commuter Uji Coba Teknologi Nanoe X di Rangkaian KRL, Jaga Udara Kabin Tetap Bersih

idxchannel.com
1 hari lalu
Cover Berita

PT Kereta Commuter Indonesia atau KAI Commuter mulai menguji coba pemasangan alat pemurni udara berteknologi nanoe X di rangkaian KRL Commuter Line.

KAI Commuter Uji Coba Teknologi Nanoe X di Rangkaian KRL, Jaga Udara Kabin Tetap Bersih. (Foto Istimewa)

IDXChannel - PT Kereta Commuter Indonesia atau KAI Commuter mulai menguji coba pemasangan alat pemurni udara berteknologi nanoe X di rangkaian KRL Commuter Line. Adopsi teknologi dari Jepang tersebut dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan pengguna sekaligus menjaga kualitas udara di dalam kabin kereta.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengatakan, pemasangan alat tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan layanan kepada pengguna serta penerapan pilar Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan, khususnya pada aspek lingkungan.

Baca Juga:
Libur Sekolah, Tiket KRL Commuter Line Jalur Tanjung Priok Cuma Rp1

Menurut Karina, teknologi nanoe X berfungsi menjaga udara tetap bersih di dalam rangkaian Commuter Line dengan menghambat jamur, serbuk sari, bakteri, virus, dan partikel udara kotor lainnya yang tidak terlihat oleh mata.

“Selain efektif membunuh bakteri dan virus di dalam kabin penumpang, alat pemurni udara ini juga mampu menghilangkan bau tidak sedap yang menempel pada interior kereta, teknologi ini dipastikan sangat baik untuk mendukung kesehatan seluruh pengguna Commuter Line,” ujarnya dalam keterangannya, Sabtu (11/6/2026).

Baca Juga:
Stasiun JIS Resmi Beroperasi, Naik KRL hanya Rp1 hingga 28 Juni

Dia menjelaskan, pada tahap awal pemasangan alat pemurni udara tersebut masih berstatus uji coba pada satu rangkaian Commuter Line. Perangkat dipasang pada rangkaian KRL JR205 (SF12) yang melayani lintas Bogor.

Baca Juga:
Nekat Merokok Elektrik di dalam Gerbong KRL, Siap-Siap Masuk Daftar Hitam Seumur Hidup

Karina mengatakan, KAI Commuter saat ini memantau efektivitas dan kinerja perangkat tersebut secara langsung di lapangan. Jika hasilnya sesuai harapan, perusahaan berencana memperluas pemasangan alat itu ke rangkaian Commuter Line lainnya.

Perangkat nanoe X yang digunakan disebut memiliki keunggulan bebas perawatan karena mengadopsi metode pelepasan mandiri. Selain itu, daya tahannya mencapai 600 detik sehingga penyebaran udara bersih dapat menjangkau area kabin kereta secara lebih luas dan merata.

Baca Juga:
KAI Angkut 259 Juta Penumpang pada Semester I-2026, 79 Persen dari KRL

Teknologi nanoe X juga telah digunakan pada moda transportasi kereta komuter modern di Jepang.

“Melalui inovasi peningkatan layanan ini, KAI Commuter berharap dapat memberikan pengalaman perjalanan yang lebih segar, sehat, dan bebas dari rasa khawatir bagi seluruh pelanggan setia Commuter Line,” kata Karina.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Menteri PANRB Izinkan ASN Antar Anak di Hari Pertama Sekolah
• 23 jam lalu
0
thumb
Australia Sebut Uji Coba Rudal Tiongkok Perkuat Dorongan Pakta Keamanan Pasifik
• 14 menit lalu
0
thumb
Pramono: Mobil Klinik Hewan Keliling Modal Pertahankan Jakarta Bebas Rabies
• 20 jam lalu
0
thumb
Kasus Febrie Adriansyah, Eggi Sudjana: Prabowo Tegas dalam Penegakan Hukum 
• 2 jam lalu
0
thumb
BEI Catat Tujuh IPO hingga Juli 2026, Empat Emiten Masih Antre
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.