Viral Ruko di Bekasi Diduga Curi Listrik untuk Tambang Kripto Ilegal, Polisi Selidiki

kompas.com
3 bulan lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Viral di media sosial sebuah bangunan di Bekasi, Jawa Barat, dibongkar karena diduga sebagai tempat tambang kripto ilegal, Selasa (30/6/2026).

Lokasinya berada di Perumahan Puri Cendana, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. 

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto membenarkan adanya pembongkaran di ruko tersebut oleh petugas PLN dengan pendampingan kepolisian.

Budi mengatakan, pembongkaran dilakukan karena petugas PLN mencurigai adanya konsumsi listrik yang tak sesuai ketentuan.

Baca juga: Orang Ini Sulap Ruang Sekolah jadi Tambang Kripto, Langsung Dibui

“Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas PLN dengan pendampingan anggota Polri, ditemukan adanya sambungan listrik ilegal tiga fasa di ruko tersebut,” kata Budi saat dikonfirmasi Kompas.com lewat pesan WhatsApp, Kamis (2/7/2026).

Petugas pun memutus aliran listrik di dalam ruko tak berpenghuni itu. Kabel-kabel yang menyambungkan listrik kemudian diambil sebagai barang bukti.

“Petugas kemudian melakukan pemutusan aliran listrik dan mengamankan barang bukti berupa kabel serta beberapa peralatan lainnya ke Kantor PLN ULP Tambun,” ujar Budi.

Usai kejadian itu, PLN melaporkan hal ini ke Polres Metro Bekasi.

Baca juga: Tambang Kripto China Bertumbangan, GPU di Indonesia Turun Harga?

Menurut unggahan @mudamudi.pc di Instagram, ditemukan adanya server diduga difungsikan sebagai penambang kripto ilegal di dalam ruko tersebut.

Pembongkaran dilakukan pada Minggu (28/6/2026).

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Server-server tersebut diduga beroperasi selama 24 jam penuh, dengan suhu yang cukup tinggi di dalam ruko.

Namun Budi mengatakan, saat ini pihak kepolisian belum bisa memastikan tujuan pengoperasian server tersebut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Hasil IWL Dewa United Vs Persikad: Zahra Muzdalifah jadi Penentu Kemenangan Dewa United
• 5 jam lalu
0
thumb
Investor Asing Net Sell Rp 3,3 T saat IHSG Ambruk, Ini Saham yang Dibuang
• 8 jam lalu
0
thumb
Presiden terima kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
• 3 jam lalu
0
thumb
Me Time di Synchronize Fest Harusnya Menyenangkan, Ini Hack Pesan Makanan Tanpa Antre Biar Beauty Gak Bete!
• 9 jam lalu
0
thumb
Kakorlantas Polri Perintahkan Dirlantas Seluruh Polda Antisipasi Kelangkaan BBM
• 9 jam lalu
0
Berhasil disimpan.