JAKARTA, KOMPAS.TV - Praktisi otomotif Anjar Leksana menyampaikan sejumlah tips mudik dan balik menggunakan sepeda motor.
Tips-tips yang disampaikannya ini bisa digunakan masyarakat yang ingin melaksanakan mudik atau balik pada momen Lebaran Idulfitri 2026 tahun ini.
Berikut sejumlah tips yang disampaikannya dalam program Kompas Bisnis KompasTV, Kamis (19/3/2026).
Peranti Keselamatan LengkapAnjar menyarankan masyarakat yang akan melakukan mudik atau balik agar menggunakan peranti keselamatan lengkap.
"Sebaiknya ketika menggunakan sepeda motor gunakan riding gear atau peranti-peranti keselamatan berkendara yang lengkap. Nah, khususnya untuk musim sekarang ini kan musim panas, gunakan beberapa jaket, glove, helm yang berstandar SNI," ujarnya.
Untuk helm, ia menyarankan pengendara motor memakai helm yang menggunakan visor atau kaca dalam yang berwarna hitam.
"Nah, itu bisa mengurangi silau ketika siang hari kita berkendara dan juga pasti tidak terlalu panas kalau misal ada visornya," ungkapnya.
Anjar menyebut, pengendara juga disarankan menggunakan jaket dan celana panjang yang sesuai untuk keperluan berkendara dengan motor.
"Memang ada spesifikasinya berbeda. Kalau misalnya jaket biasanya ada semacam ventilasi untuk sirkulasi udara. Jadi panas tubuh kita itu bisa tersirkulasi dengan baik sehingga kita tidak mudah lelah," ujarnya.
Ia juga menyarankan pengendara menggunakan sarung tangan yang "full" supaya tidak terkena matahari. Selain itu, ia mengingatkan agar pengendara juga memakai sepatu tertutup dan jangan memakai sandal.
"Terus jangan lupa pakai masker atau buff penutup hidung yang proper supaya debu tidak masuk," ucapnya.
Baca Juga: Terbaru! Pantauan Puncak Arus Mudik Tol MBZ per 19 Maret 2026 Siang, Mulai Macet? | SAPA SIANG
Manajemen WaktuAnjar menyebut manajemen waktu perjalanan juga penting diperhatikan.
"Kalau misalnya mudik mengenakan sepeda motor sebaiknya mungkin setelah Subuh, setelah kita sahur," sebutnya.
Kata dia, pada waktu tersebut suhu udara relatif sejuk, badan segar, dan masih ada banyak tenaga untuk bergerak.
Istirahat jika Sudah LelahAnjar menyarankan agar pengendara beristirahat jika sudah mendapati tanda-tanda kelelahan.
"Usahakan kalau misal sudah kita berkunang-kunang, sudah lemas, menepi. Karena motor itu kan relatif fleksibel untuk menepi di jalanan atau beristirahat di tempat yang aman," ujarnya.
Ia menyebut, pengendara bisa beristirahat di SPBU, restoran, atau tempat yang dirasa aman lainnya.
Baca Juga: Arus Mudik Lebaran, 523 Ribu Kendaraan Lewati Tol Cikatama hingga 18 Maret 2026
Anjar menyarankan pengendara juga memerhatikan waktu berkendara.
"Waktu berkendaranya 1,5 sampai 2 jam dan jeda istirahatnya itu 15 sampai 30 menit," ujarnya.
Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- tips mudik
- tips arus balik
- sepeda motor
- mudik
- balik
- lebaran





