GILIMANUK, DISWAY.ID -- Upaya intensif yang dilakukan berbagai pihak dalam beberapa hari terakhir mulai menunjukkan hasil.
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan antrean kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk telah berhasil terurai, dengan seluruh kendaraan kini terkendali di dalam area buffer zone.
Berdasarkan pemantauan lapangan pada Rabu (18/3) pukul 16.30 WITA, tidak lagi ditemukan antrean kendaraan di luar kawasan pelabuhan.
BACA JUGA:ASDP Kerahkan KMP Prima Nusantara Urai Antrean Gilimanuk
BACA JUGA:Pertemuan 2 Jam di Istana, Prabowo dan Megawati Bahas Geopolitik Global
Seluruh pengguna jasa telah terdistribusi dan masuk ke Buffer Zone Kargo, sehingga arus menuju pelabuhan dapat berlangsung lebih tertib dan terukur.
Wakil Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Yossianis Marciano, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil sinergi erat seluruh pemangku kepentingan dalam mengurai kepadatan secara bertahap.
“Penguraian antrean ini merupakan hasil kerja bersama, mulai dari optimalisasi operasional kapal, pengaturan lalu lintas, hingga pemanfaatan buffer zone secara maksimal. Kami memastikan layanan terus berjalan optimal agar pengguna jasa dapat terlayani dengan baik,” ujarnya.
Senada, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan juga memastikan kondisi lalu lintas menuju pelabuhan telah terkendali.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan, menyampaikan bahwa sejak pukul 16.00 WITA, tidak ada lagi antrean kendaraan di luar area pelabuhan karena seluruhnya telah tertampung di buffer zone.
BACA JUGA:Pesan Polri Menjelang Idul Fitri: Jangan Nyalakan Petasan, Ada Gangguan? Hubungi 110
BACA JUGA:Efek Kasus Andrie Yunus, Wamen HAM Desak Kurikulum HAM Masuk ke Pendidikan Militer RI
Berbagai langkah mitigasi terus diperkuat untuk menjaga stabilitas arus, antara lain melalui percepatan waktu layanan kapal di dermaga, pengoperasian kapal tambahan, serta penerapan sistem tiba-bongkar-berangkat (TBB) dengan durasi lebih singkat guna mempercepat proses bongkar muat.
Aan juga mengapresiasi kolaborasi seluruh pihak, termasuk kepolisian, operator pelabuhan, serta masyarakat yang telah mendukung pengaturan di lapangan.
H-3, Bus dan Truk Mendominasi
- 1
- 2
- »





