1,4 Juta Kendaraan Sudah Tinggalkan Jakarta, Dirut Jasa Marga: Melebihi Prediksi Awal

jpnn.com
2 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Direktur Utama PT Jasa Marga Rivan A Purwantono mengungkapkan data terkait pergerakan kendaraan yang meninggalkan wilayah Jakarta dan sekitarnya selama arus mudik Lebaran 2026.

Dia menjelaskan hingga 18 Maret, tercatat sebanyak 1,4 juta kendaraan telah meluncur menuju kampung halaman atau 42 persen dari total prediksi 3,5 juta kendaraan yang akan melakukan perjalanan mudik tahun ini.

BACA JUGA: Hujan Deras Dua Hari, Tol Jakarta-Tangerang KM 24 Tergenang Banjir, Jasa Marga Kerahkan 5 Pompa

"Lalu lintas harian tertinggi terjadi tadi malam hingga pagi hari tadi. Angkanya mencapai sekitar 270 ribu kendaraan. Ini lebih tinggi dibandingkan tahun lalu, bahkan melampaui prediksi awal kami," kata Rivan saat mendampingi Menko AHY di JMTC, Kamis (19/3).

Dia menjelaskan meskipun volume kendaraan membeludak, pihaknya Jasa Marga memastikan situasi di lapangan tetap terkendali.

BACA JUGA: Polres Kampar Siagakan 8 Pos Hadapi Puncak Arus Mudik di Jalur Riau–Sumbar

Rivan menjelaskan titik panas seperti ruas Jakarta-Cikampek hingga KM 57 yang biasanya menjadi langganan macet parah, sejauh ini masih bisa diatasi dengan baik.

Dia menyebutkan tidak hanya di jalanan, kepadatan juga terasa di kantong-kantong istirahat dengan okupansi atau tingkat keterisian rest area dilaporkan mengalami kenaikan signifikan.

BACA JUGA: Jasa Marga Pastikan Layanan Tol Optimal Selama Momen Nataru 2025/2026

"Kapasitas rest area ada peningkatan okupansi sekitar 39 persen. Namun, semua masih dalam kendali berkat koordinasi ketat dengan Kakorlantas Polri," jelasnya.

Demi menjaga arus tetap mengalir, Jasa Marga bersama kepolisian telah menyiapkan berbagai rekayasa lalu lintas, mulai dari penambahan lajur contraflow hingga kebijakan diskon tarif tol yang bikin dompet pemudik lebih hemat.

Pihak Jasa Marga pun memberikan bocoran strategi agar masyarakat terhindar dari horor macet saat arus balik nanti.

"Kami mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan diskon tarif tol pada tanggal 26 dan 27 Maret. Tujuannya agar arus balik tidak menumpuk di puncak tanggal 28 dan 29 Maret," pesannya.

Bagi para pemudik yang ingin memantau kondisi jalanan secara real-time, Dirut Jasa Marga mengingatkan untuk selalu memantau aplikasi Travoy.

"Pantau terus Travoy agar perjalanan lebih nyaman dan tidak terjebak kepadatan," pungkas Rivan. (mcr8/jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!

BACA ARTIKEL LAINNYA... Puncak Arus Mudik Lebaran 2026, Fatalitas Kecelakaan Turun 40 Persen


Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Kenny Kurnia Putra


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
SETUJU! Komisi III DPR Kompak Bentuk Panja Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
• 21 jam laludisway.id
thumb
Mainan di Sungai, Bocah 8 Tahun Dimakan Buaya
• 20 jam lalurealita.co
thumb
Sejumlah Warga Muslim Rayakan Idulfitri 1447 H Hari ini
• 7 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Masuki Puncak Arus Mudik, Polres Pelabuhan Makassar Maksimalkan Pengamanan Terbuka dan Tertutup
• 18 jam laluharianfajar
thumb
Bule AS Ditangkap Pecalang karena Keluyuran di Jalan Saat Nyepi di Bali
• 5 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.